Home POLDA Dit Narkoba Sosialisasikan Bahaya Narkoba di Kalangan Pemuda Papua, Dir Narkoba Polda Papua jadi...

Sosialisasikan Bahaya Narkoba di Kalangan Pemuda Papua, Dir Narkoba Polda Papua jadi Narasumber Pada Dialog Interaktif Polisi Menyapa

Jayapura – Mengangkat tema “Generasi Muda Papua Berkarya Tanpa Narkoba”, Direktur Narkoba Polda Papua Kombes Pol. Drs. Totok Triwibowo menjadi Narasumber pada kegiatan Dialog Interaktif Polisi menyapa di Studio Pro I RRI Jayapura, Kamis (27/02) pagi.

Hadir pula Narasumber lain yakni, Tokoh Agama dari FKUB Pendeta Oyang Saseray, Tokoh Pemuda saudara Maickhel Yerisitouw yang merupakan ketua CRC bersama Penyiar saudara Arul.

Pada kesempatannya, Dir Narkoba Polda Papua Kombes menyampaikan bahwa selama ini kerjasama Polri dengan BNN Papua sangat baik sekali untuk merangkul masyarakat agar menjauhi Narkoba.

“Dimana kita sdh melakukan kordinasi dengan komunitas-komunitas motor maupun komunitas lain terkait dengan duta anti Narkoba, dan di tahun 2020 ini kita akan melaksanakan hal tersebut,” ucap Dir Narkoba Polda Papua

Lanjut dikatanya, Kedepannya Polri akan merangkul jaringan-jaringan anak muda di wilayah Provinsi Papua pasti kita akan berkerja sama dengan polres jajaran Polda Papua. Dan bila mana Polri berhasil menangkap jaringan kelas besar, maka pasti kita akan proses. Demikian sebaliknya, jika Polri menangakap pemuda dengan jaringan kecil, atau baru ingin mencoba Narkoba, Kepolisian akan berusaha menyembuhkannya dengan menempatkannya di BNN untuk di bina.

Terkait dengan kerjasama dengan Pemda, dalam minggu akan dilakukan koordinasi dan terkait dengan Bersama-sama menangkal Narkoba untuk usia remaja.

“Terkait dengan instansi BUMN seperti bank BRI sdh kita lakukan kerjasama dan pasti akan kita tingkat kan. Kita juga sangat berharap agar kita juga dapat di Undang di gereja gereja untk mensosialisasikan bahaya Narkoba,” tambah Dir Narkoba Polda Papua.

Terkait dengan kurikulum tentang bahaya Narkoba, hal ini sdh dilaksanakan oleh BNN di tingkat pusat, akan tetapi dirinya belum mengetahui apakah di Papua sudah ada atau belum. Dir Narkoba Polda Papua mengatakan bahwa nantinya pihaknya akan mendorong agar hal tersebut juga ada di wilayah Papua demi mencegah narkoba agar tidak masuk ke dunia Pendidikan.

Pendeta Oyang Saseray pada kesempatannya juga mengatakan hal senada, dimana dirnya mengatakan jika melihat dari sisi gereja, Narkoba merupakan barang Haram yang bila di pakai dapat merugikan diri sendiri.

“Pesan kami dari tokoh Agama, agar para orang tua dapat menjaga dan mengawasi anak-anak nya dalam bergaul, jangan sampai anak-anak kita mengikuti pergaulan yang salah,” ucap Pendeta Oyang Saseray.

Tokoh Pemuda Papua saudara Maickhel mengatakan bahwa dirinya erupakan mantan pengguna Narkoba yang membuat dirinya langsung percaya diri.

“Menggunakan hal itu sempat membuat saya percaya diri, akan tetapi saya menyesal dikarenakan barang tersebut dapat membuat kerusakan pada diri sendiri,” tutur saudara Maickhel.

Dirinya juga berpesan bahwa, lebih baik mencegah dari pada mengobati. Caranya yaitu, dengan membentengi diri dengan beribadah kepada Tuhan YME dan mengharmoniskan hubungan Bersama keluarga..

“Untak anak-anak muda Papua, jangan mudah terpengaruh terhadap Narkoba, saat ini yang anda pikirkan adalah kedepan anda mw ke mana dan jadi apa. Yang sudah mencoba, sekarang saatnya berhentilah, dan yang mau mencoba, janganlah mencoba hal tersebut sama sekali tidak ada efek baiknya bagi kehidupan,” imbaunya.

Tokoh Pemuda Papua saudara Maickhel pun mengapresiasi Polda Papua terkait sosialisasi Narkoba tersebut,

(Humy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments