Home POLDA Bid Humas Polres Waropen Tetapkan 16 Orang Sebagai Tersangka Kasus Pengerusakan Dan Percobaan Pembakaran...

Polres Waropen Tetapkan 16 Orang Sebagai Tersangka Kasus Pengerusakan Dan Percobaan Pembakaran Kantor Bupati Waropen

Jayapura – Perkembangan Penyidikan Tindak Pidana pengerusakan dan Percobaan Pembakaran Kantor Bupati Waropen, penyidik telah melakukan pemanggilan terhadap 15 orang yang di duga sebagai pelaku. Jumat (13 Maret 2020).

Dari pemanggilan tersebut, pada hari Rabu tanggal 11 Maret 2020, 10 orang yang dilakukan pemanggilan datang ke Polres Waropen untuk memenuhi pemanggilan dari penyidik Satuan Reskrim Polres Waropen.

Kemudian pada hari ini Kamis Tanggal 12 Maret 2020, datang 5 orang ke Mapolres Waropen memenuhi panggilan penyidik.

15 orang terduga pelaku tersebut, selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan dibuatkan berita acara pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan para pelaku mengakui telah turut serta melakukan pengerusakan dan percobaan pembakaran Kantor Bupati Waropen pada tanggal 6 Maret 2020 lalu.

Identitas para pelaku diantarnya BR (37), MK (34), SM (27), AR (43), DH (35), AA(35), AB (48) perempuan, PB (22), ER (21), WB (32), PT (30), AFW , FD, DA, GD, NA

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan, sebelumnya penyidik telah menetapkan satu orang sebagai tersangka an. Barnabas Raweyai dan telah dilakukan penahanan di rumah tahanan Mapolres Waropen. Dan sementara untuk kelima belas tersangka lainnya dikenakan wajib lapor. namun proses penyidikan tetap berjalan sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka pada kejadian tersebut.

“Dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang mencari kesempatan untuk mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Waropen. Kepolisian akan bekerja secara professional dalam penanganan kasus tersebut. Mari kita bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Waropen agar tetap aman dan kondusif sehingga pembangunan dapat berjalan dengan lancar. Agar situasi kamtibmas tetap kondisif jelang Pilkada dan pelaksanaan Pilkada,” ucap Kabid Humas Polda Papua.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP ayat (1) tentang barang siapa yang dimuka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang dengan ancaman hukuman penjara diatas 5 Tahun.

(Hms:Re)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments