Home POLDA Dit Intelkam Kapolda Papua Buka Launching Pembangunan Zona Integritas di Lingkungan Direktorat Intelkam Polda...

Kapolda Papua Buka Launching Pembangunan Zona Integritas di Lingkungan Direktorat Intelkam Polda Papua Sebagai WBK Tahun 2020

Jayapura – Bertempat di Aula Rastra Samara Polda Papua, Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw Membuka Launching pembangunan Zona Integritas (ZI) di lingkungan Direktorat Intelkam Polda Papua sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Tahun 2020, Kamis (23/04/2020).

Hadir dalam kegiatan, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Drs. Yakobus Marjuki, Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si, Dir Intelkam Polda Papua Kombes Pol. Alfred Papare, PJU Polda Papua, Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Papua, Ketua LMA Port Numbay, Ka. Cab. BNI Jayapura, Ka. Cab. BRI Jayapura.

Dir Intelkam yang melaporan program pembangunan ZI menuju WBK menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah untuk melakukan penataan ulang terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik , efektif dan efisien dalam memberikan pelayanan  public. Dan bertujuan dapat melayani masyarakat dengan cepat, tepat, dan profesional, serta dapat meningkatkan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintah yang bersih dan bebas KKN, serta peningkatan pelayanan publik.

“Pembentukan pokja yaitu menyusun renaksi pembangunan zona integritas dengan prioritas target yang relevan, serta melaksanakan perbaikan dan penyempurnaan renaksi WBK, evaluasi secara berkala perubahan pola pikir dan budaya kerja, Penegakan aturan disiplin, role model / keterlibatan pimpinan, Perbaikan sarana pelayanan, Budaya pelayanan prima dan Penilaian kepuasan terhadap pelayanan Inovasi pelayanan SKCK mobile, SKCK online, website dan media social,” terang Dir Intelkam.

Lanjut dikatakannya, Internalisasi membangun komitmen semua anggota agar memiliki semangat yang sama dan menghilangkan Pungli, Perbaikan pelayanan, Bangun suasana pelayanan yang aman dan nyaman (Penerangan, Ac, kamar mandi, Ruang yang cukup, penertiban tidak lebih dari 15 menit, akses bagi penyandang difabel dan ruang menyusui.

“Kegiatan simpatik dengan melaksanakan kegiatan yang dapat mendekatkan kepolisian dengan masyarakat (SKCK Mobile), Inovasi pelayanan membuat inovasi pelayanan dengan sistem/aplikasi yang bermanfaat dan dapat dirasakan masyarakat Seperti, Website, SKCK Online dan Medsos),” tambahnya.

Kapolda Papua dalam kesempatannya mengatakan bahwa pada tanggal 21 januari 2020 lalu, Direktorat Intelkam Polda Papua dipercayakan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sebagai satuan kerja dilingkungan Polda Papua yang diusulkan meraih predikat zona integritas (zi) wilayah bebas korupsi (wbk), yang diawali dengan penandatanganan pakta integritas yang merupakan salah satu syarat menuju pembangunan zona integritas.

“Semua ini merupakan upaya Direktorat Intelkam Polda Papua untuk bekerja secara sungguh- sungguh dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani dan sebagai bagian dari kesungguhan Direktorat Intelkam Polda Papua dalam mengukuhkan diri sebagai satuan yang mempunyai komitmen untuk mencegah terjadinya KKN disertai upaya untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi Serta Reformasi Birokrasi yang akuntabel di seluruh unit kerja Direktorat Intelkam Polda Papua,” ucap Kapolda.

Kapolda menambahkan bahwa, zona integritas adalah predikat yang diberikan kepada kementrian atau lembaga yang berkomitmen untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani. Sebagaimana diketahui bersama, dilakukannya pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme merupakan upaya meningkatkan kinerja, demi mewujudkan reformasi birokrasi di lingkungan Direktorat Intelkam Polda Papua yang merupakan target dan telah ditetapkan dalam membentuk Direktorat Intelkam Polda Papua yang Promoter, akan tetapi sudah menjadi keharusan dalam memenuhi harapan dan aspirasi masyarakat di bidang pelayanan kepada masyarakat.

“Harus diakui saat ini masih terdapat beberapa kendala dalam hal ketersediaan sarana dan prasarana yang belum memadai namun bukan menjadi alasan untuk tidak melakukan pelayanan yang terbaik dengan menyiapkan sarana dan prasarana dengan melakukan renovasi ruangan pelayanan yang lebih representatif juga menyiapkan petugas pelayanan yang professional,” tambah Kapolda.

Kapolda juga menilai bahwa Direktorat Intelkam Polda Papua dalam menuju zona integritas selama ini sudah melakukan beberapa kegiatan misalnya sosialisasi tentang pelayanan SKCK berbasis online maupun pelayanan jemput bola dan kami turun mendekat kepada masyarakat, kami telah memiliki satu unit mobil pelayanan SKCK keliling bersama Inafis Reskrim  Polda Papua.

“Direktorat Intelkam Polda Papua telah melakukan inovasi dengan diadakannya pelayanan SKCK berbasis online di seluruh Polres Jajaran Polda Papua, kemudian pelayanan terpadu skck keliling dengan mengandeng inafis dalam perumusan sidik jari di Polres Kota Jayapura, Polres Jayapura dan Polres Keerom. Dengan launching pembangunan zona integritas (zi) ini, diharapkan terdapat perbaikan nyata di masa yang akan datang dengan meningkatkan pelayanan yang promoter dan berintegritas sehingga harapat masyarakat dapat terlayani dengan baik,” ucap Kapolda.

Hal tersebut selaras dengan keinginan Direktorat intelkam Polda Papua untuk mewujudkan zona integritas sebagai predikat yang diberikan kepada kementerian atau lembaga yang berkomitmen untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani masyarakat, agar mendapat prestasi wilayah bebas korupsi, kolusi dan nepotisme sehingga hendaknya seluruh personel Direktorat Intelkam Polda Papua dapat terpacu untuk terus meningkatkan kinerja dan kompetensinya, tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat menurunkan Citra Polri.

“Agar kita dapat meraih prestasi WBK, saya imbau kepada seluruh personil Direktorat Intelkam Polda Papua untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, seperti Transparansi, Akuntabilitas, Partisipatif, Gender dalam penyusunan dan implementasi kebijakan Direktorat Intelkam Polda Papua dengan harapan dapat memenuhi 6 (enam) indikator utama program pencegahan korupsi yang telah ditetapkan yakni, penandatanganan dokumen pakta integritas, kedua laporan harta kekayaan pejabat negara (lHKPN), ketiga  akuntabilitas kinerja, keempat, laporan keuangan, kelima kode etik, system perlindungan pelapor (Whistle Blower System), keenam program pengendalian gratifikasi, kebijakan penanganan benturan kepentingan (Conflict Of Interest), program inisiatif anti korupsi dan pelaporan transaksi,” terang Kapolda.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta ZI oleh Kapolda Papua, Dir Intelkam Polda Papua, Irwasda Polda Papua, Ombudsman RI perwakilan Papua, Ketua LMA Port Numbay, Ka. Cab. BNI dan Ka. cab. BRI dan Penyerahan perangkat Kapolda Papua oleh Dir Intelkan Polda Papua kepada Ombudsman, Ketua LMA Port Numba, Ka. Cab. BNI Jayapura, dan Ka. Cab. BRI Jayapura.

(Humy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments