Home POLDA Bid Hukum Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Papua Amankan Pelaku Ujaran Kebencian Di Media...

Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Papua Amankan Pelaku Ujaran Kebencian Di Media Sosial

Jayapura – Bertempat diruang Subdit V Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua telah dilaksanakan Press Conference terhadap GM pelaku pembuat postingan di Facebook yang mengandung unsur SARA, Rabu (20/5).

Pemilik akun Facebook Gerads Miagoni melalui cuitannya dimedia sosial facebook pada tanggal 24 April 2020 dengan menyebarkan, membagikan, mengunggah/ posting ke  facebook gerads miagoni kalimat, kata-kata, text berupa tulisan/ungkapan dan foto/gambar sebagaimana tertera/terlihat dalam facebook yang diduga memiliki muatan dugaan tindak pidana informasi dan transaksi elektronik dengan unsur SARA.

Dari hasil temuan tersebut Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua melakukan profiling terhadap pemilik akun Facebook dan didapati bahwa pelaku menggunggah postingan tersebut bertempat dirumahnya.

Setelah dilakukannya Profiling dan penyelidikan, pada hari Jumat tanggal 1 Mei 2020 pukul 15.05 Wit bertempat di jalan Pasifik Indah Pasir II distrik jayapura utara, Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua telah mengamankan pelaku berinisial GM yang melakukan ujaran kebencian di media sosial facebook terhadap Masayarakat Asli Papua dan NKRI.

Dalam akun facebooknya tersebut, disalah satu postingannya pelaku mengatakan “Z Sering Punya Ide Gila Untuk Kasih Kacau Dan Hancurkan Indonesia Tujuanya.Saya Ingin Membuktikan Kepada Dunia Bahwa Persoalan Papua Merdeka Bukan Segelindir Orang Papua Yang Ingin Merdeka Tetapa Ini Rakyat Bangsa Papua Barat Yang Ingin Memisahkan Diri Dari NKRI”.

Setelah dilakukan klarifikasi oleh penyidik terhadap pelaku, pelaku mengakui telah memposting  tulisan tersebut dengan menggunakan akun facebook “Gerads Miagoni”. Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolda Papua.

Atas perbuatannya pelaku dapat dijerat dengan Pasal 45a Ayat (2) Jo Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H., mengajak segenap masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan Media Sosial.

“Mari sebagai warga masyarakat yang baik kita gunakan media sosial untuk menyebarkan kebaikan, jangan kita salah gunakan untuk menyebarkan fitnah dan sesuatu yang berbau SARA. Ujaran kebencian maupun provokasi tersebut berujung pada tindakan yang dapat merugikan orang lain atau bangsa dan Negara, maka yang menuliskan ujaran kebencian maupun provokasi akan diproses sesuai dengan undang-undang ITE yang berlaku,” terang Kabid Humas.

(Humy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments