HomePOLDABid HukumPolda Papua Beri Pembekalan Dan Pelatihan Keterampilan Pegawai Negeri Pada Polri Yang...

Polda Papua Beri Pembekalan Dan Pelatihan Keterampilan Pegawai Negeri Pada Polri Yang Akan Memasuki Purna Tugas Ta. 2020

Jayapura – Bertempat di Ballroom Hotel Horison Jayapura telah dilaksanakan Pembukaan Pembekalan dan Pelatihan Keterampilan Pegawai Negeri Pada Polri Polda Papua yang akan memasuki Purna Tugas TA. 2020 yang dibuka oleh Dir Lantas Polda Papua mewakili Kapolda Papua, Rabu (19/08/2020).

Dalam kesempatannya Dir Lantas Polda Papua menyampaikan pada tahun ini yang mengikuti kegiatan pembekalan adalah personel polda papua yang memiliki prinsip 64 Dan 65, adapun tema kegiatan pembekalan dan pelatihan ini adalah “Pensiun Siap Bahagia”. Kata siap adalah merupakan singkatan dari, S :sehat, I :ikhlas , A :aktifitasnya bermanfaat dan P :produktif.

Dimana Pensiun adalah awal dari ‘setengah permainan yang kedua’ dalam hidup seseorang. Pensiun dapat menimbulkan depresi karena kehilangan identitas diri, kenyamanan. Kekuasaan dan penghasilan.

“Biasanya pada saat pensiun, seseorang mengalami perubahan besar yaitu hilangnya penghasilan yang membuat rasa cemas menghadapi masa-masa mendatang, hilangnya pekerjaan yang membuat bersangkutan merasa tidak berguna dan mengalami stres, hilangnya otoritas (terutama bagi mantan pimpinan) membuat yang bersangkutan merasa ‘lumpuh’ dan mengalami Post Power Syndrome dan hilangnya fasiutas yang mengakibatkan kehilangan kenyamanan,” ujar Dirlantas Polda Papua.

Oleh karena itu, melakukan persiapan sebelum memasuki pensiun adalah langkah yang baik dalam rangka menghadapi situasi kehidupan baru tersebut, pada tahun 2016 sampai tahun 2019 telah dilaksanakan kegiatan pembekalan dan pelatihan keterampilan bagi Pegawai Negeri pada Polri yang akan memasuki purna tugas yang dilakukan oleh Mabes Polri dan 34 Polda, kegiatan Pembekalan dan Pelatihan tersebut terlaksana karena adanya dukungan anggaran Dipa Polri dan kerjasama dengan PT bank BTPN.

Dalam dunia kerja, produktifitas seseorang dibatasi oleh umur secara umum orang yang sudah berusia 56 samapi 65 tahun dianggap tidak produktif lagi pada masa-masa itulah seseorang yang masih aktif bekerja dalam sebuah lembaga perkantoran dipersilahkan untuk siap-siap Pensiun.

Apabila semua dampak tersebut tidak dapat diantisipasi secara dini, maka hal ini berpotensi akan memberikan pengaruh negatif terhadap diri sendiri, keluarga serta lingkungan masyarakat sekitar, seperti terganggunya kesehatan fisik maupun psikis dan hubungan yang kurang harmonis dengan keluarga serta tidak dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sosial kemasyarakatan.
Berangkat dari kegelisahan itu, saya sangat menyambut baik dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan kegiatan ini merupakan wujud perhatian institusi Polri kepada personelnya dengan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang apukatif sebelum mengakhiri masa dinasnya dan memulai langkah baru dalam berkarya ditengah-tengah masyarakat.

“Saya harapkan pembekalan ini dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap kesiapan kondisi mental spritual dan kondisi psikologis anggota Polri dan PNS Polda Papua yang akan menghadapi masa pensiun dan dapat beradaptasi dengan situasi tersebut,” terang Dir Lantas Polda Papua.

Kegiatan tersebut juga diisi oleh motivasi oleh Motivator dari Jakarta Bapak Stephen Salamons Detaq, Bank BPTN Jayapura dan pembekalan rohani dan pembekalan Psikologi oleh Bag Psikologi SDM Polda Papua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments