Home POLDA Dit Lantas Hasil Pelaksanaan Hari Pertama Operasi Zebra Matoa 2020 Polda Papua Dan Polres...

Hasil Pelaksanaan Hari Pertama Operasi Zebra Matoa 2020 Polda Papua Dan Polres Jajaran

Jayapura – Hasil pelaksanaan hari pertama Operasi Zebra Matoa 2020 Sat Lantas Polda Papua dan jajaran. Hari pertama Operasi Zebra Matoa yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 26 Oktober 2020, Selasa (27/10/2020).

Operasi Zebra Matoa 2020 bersifat terbuka dalam bentuk Operasi Kamseltibcarlantas yang dilaksanakan dengan mengedepankan tindakan Preventif, Preentif dan Humanis serta target kita adalah pelanggaran yang dapat menyebabkan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Misalnya melawan arus, tidak memakai helm, berboncengan lebih serta kelengkapan administrasi seperti SIM dan STNK, dan juga menggunakan masker, akan tetapi pada hari Pertama Operasi ini berlangsung atau saat kami akan melaksanakan himbauan kepada pengendara agar dapat Tertib berlalu lintas dan terapkan protokol kesehatan.

Dir Lantas Polda Papua mengatakan tujuan dari Operasi Zebra Matoa 2020 yakni untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang mewujudkan Kamseltibcarlantas. Tidak lupa kami menyampaikan kepada personil yang mana saat ini dalam situasi pandemi, kita harus terapkan protokol kesehatan, antara lain gunakan masker, jaga jarak saat berinteraksi dengan pengendara, hindari berkerumunan serta anggota saat dilapangan dapat menegur secara humanis kepada pengendara yang tidak menggunakan masker dan tetap menjaga Protokol Kesehatan.

“Dari data yang berhasil dihimpun di hari pertama pelaksanaan operasi Zebra Matoa 2020, jumlah pelanggaran yang ditilang yaitu sebanyak 6 pelanggar dibandingkan dengan hari pertama operasi Zebra Matoa 2019 sebanyak 212 pelanggar sehingga dari data tersebut di Tahun 2020 mengalami penurunan sebanyak -206 pelanggar atau turun -97%. Personel dilapangan secara selektif melakukan tindakan hukum berupa tilang apabila didapatkan kendaraan yang fatal atau berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain apabila terus dioperasikan, seperti kelayakan kendaraan itu sendiri dan apabila pengemudi atau pengendara melakukan pelanggaran tetapi kendaraan itu dapat beroperasi cukup diberikan teguran,” ucap Dir lantas Polda Papua.

Sedangkan teguran yang diberikan sebanyak 220 pelanggar di tahun 2020 dibandingkan tahun 2019 sebanyak 201 pelanggar berarti di tahun 2019 terjadi peningkatan sebanyak 19 pelanggar atau naik 9%. Jenis pelanggaran lalu lintas yang ditemukan yakni tidak menggunakan helm SNI, Melawan arus, menggunakan HP saat berkendara, berkendara dibawah pengaruh alkohol dan berkendara dibawah umur serta tidak menggunakan masker.

“Untuk kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia, pada hari pertama operasi Zebra matoa 2019 dan 2020 tidak ada/nihil. Sedangkan untuk korban luka berat di tahun 2020 dan 2019 tidak ada/Nihil. Dan untuk korban luka ringan ditahun 2020 tidak ada/nihil. Jika dibandingkan tahun 2019 sebanyak 1 orang sehingga di tahun 2020 terjadi penurunan sebanyak 1 orang atau turun 100%,” ungkap Dir Lantas Polda Papua.

Sementara untuk kerugian materiil yang berhasil dihimpun di hari pertama pelaksanaan Operasi Zebra Matoa 2020 tidak ada/nihil. Sedangkan di tahun 2019 kerugian materil sebanyak Rp. 35.000.000,- sehingga terjadi penurunan sebanyak Rp. -35.000.000,- atau turun -100%.

Dir Lantas Polda Papua menambahkan selain melaksanakan razia, Direktorat Lalu Lintas Polda Papua bersama Polres jajaran melaksanakan kegiatan Pendidikan masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas) diantaranya penyuluhan di tempat-tempat keramaian, penyebaran/pemasangan spanduk, leaflet, sticker dan bilboard serta himbauan Protokol Kesehatan.

Terkait kegiatan Protokol Kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19, Direktorat Lalu Lintas bersama Polres Jajaran melaksanakan Pembagian Masker, Teguran kepada pelanggar Protokol Kesehatan dan Sosialisasi Protokol Kesehatan serta Bantuan Sosial (Bansos). Tidak hanya itu, Direktorat Lalu lintas Polda Papua juga melaksanakan kegiatan seperti pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli.

“Dihimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk tertib dalam berkendara, lengkapi surat-surat kendaraan maupun pribadi sebelum berkendara seperti, mengenakan helm SNI, membawa SIM dan STNK. Kami juga menghimbau untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19 dengan menerapkan 3M+1T yakni, Menggunakan masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan serta Tidak berkerumun,” tutup Dir lantas Polda Papua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments