Home POLDA Bid Humas Dilalog Interaktif Dalam Program Noken Kita Bersama, Dengan Topik “Jadikan Pilkada 11...

Dilalog Interaktif Dalam Program Noken Kita Bersama, Dengan Topik “Jadikan Pilkada 11 Kabupaten Aman dan Damai”

Jayapura – Bertempat di Stasiun TVRI Papua, telah dilaksanakan dilalog interaktif dalam program Noken Kita Bersama, dengan topik “Jadikan Pilkada 11 Kabupaten Aman dan Damai”, Kamis (19/11/2020).

Turut hadir sebagai Narasumber Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H, Ketua KPU Provinsi Papua Theodorus Kossay dan Komisioner Bawaslu Provinsi Papua Ronald Michael Manoach dengan pemandu acara Saudara Grets Wolilo.

Dalam kesempatannya Kabid Humas Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H, mengatakan dapat diinformasikan situasi Kamtibmas di Wilayah Provinsi Papua hingga saat ini Kamis, 19 November 2020 sesuai dengan laporan para Kapolres Jajaran Polda Papua cukup kondusif dan akan membawa kita ke penghujung Tahun 2020, dimana Provinsi Papua akan melaksanakan pesta demokrasi yakni Pemilu Bupati/Wakil Bupati di 11 Kabupaten pada tanggal 9 Desember 2020, dan juga akan menyongsong perayaan Natal dan Tahun Baru 2021.

“Situasi kondusif di wilayah Papua tercipta tidak lain adalah hasil kerja sama semua elemen, dalam hal ini pihak TNI-Polriselalu melakukan kordinasi dengan seluruh insur terkait termasuk bersama masyarakat untuk menciptakan situasi kondusif. Situasi tersebut harus tetap terjaga dengan perkembangan demokrasi yang meningkat di 11 Kabupaten di Provinsi Papua, maka dari itu harus tetap menjaga kaidah dan norma hukum agar tidak terjadi masalah dikemudian hari sehingga pesta demokrasi di tanah Papua bisa berjalan dengan penuh martabat,” ucap Kabid Humas Polda Papua.

Kabid Humas Polda Papua Juga menambahkan untuk mengawal proses demokrasi, pihak Kepolisain tidak hanya melaksanakan kegiatan saat ini saja, sebelumnya Kepolisan sudah melakukan kegiatan seperti Lat Pra Ops dalam rangka pengamanan Pilkada, dialog dan tatap muka bersama para tokoh untuk membahas pelaksanaan Pilkada agar tetap aman dan damai. ada 11 Kabupaten di Provinisi Papua yang melaksanakan Pilkada tentu situasi dan ancamannya berbeda, maka dari itu para Kapolres Jajaran Polda Papua sudah memetakan dengan potensinya masing-masing dan menyiapkan perencaan yang matang sehingga bisa dilakukan deteksi dini untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Dari pihak TNI juga sudah siap untuk membantu Kepolisian mengawal jalannya Pilkada, ada juga Brimob Nusantara yang disiapkan sebanyak 300 personel untuk mengantisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak dinginkan, namun harapan bersama agar pelaksanaan Pilkada nanti dapat berjalan dengan aman dan kodusif serta bebas dari penyebaran Covid-19, sehingga seluruh masyarakat bisa hadir di TPS-TPS yang telah disiapkan untuk dapat menyalurkan suara mereka sesuai dengan hati nurani masing-masing,” ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H,.

Ketua KPU Provinsi Papua Theodorus Kossay dalam kesempatannya mengatakan, KPU di seluruh Indonesia sudah di protect dengan praturan KPU, mulai dari PKPU nomor 6 tahun 2020, PKPU nomor 10 tahun 2020 dan PKPU nomor 13 tahun 2020 tentang pelaksanaan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota serentak lanjutan di masa Pandemi Covid 19 dalam kondisi bencana Non Alam. Dalam peraturan KPU tersebut memprotect agar dalam pelaksanaan Pilkada tetap menggunakan protokol kesehatan dan KPU diawasi oleh Bawaslu serta Kepolisian, itu sesuai Maklumat Kapolri, maka dari itu KPU sudah menyediakan logistik Alat Pelindung Diri (APD) untuk seluruh penyelenggara di 11 Kabupaten Provinsi Papua sampai ke tingkat Adhoc.

“Seluruh petugas yang tergabung dalam Pilkada 11 Kabupaten di Provinsi Papua akan menjalani Rapid Test sebelum pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020, pemeriksaan kesehatan itu dilakukan guna memastikan petugas dalam keadaan sehat, KPU akan memastikan saat pemungutan suara petugas yang bertugas tidak terpapar Covid-19 dan dilakukan sesuai protokol kesehatan guna menghindari penyebaran Covid-19,” ucap Ketua KPU Provinsi Papua .

Dirinya juga menambahkan KPU Papua juga sudah menandatangani kerja sama dengan Dinkes Papua dan diharapkan KPU di 11 kabupaten juga melakukan hal yang sama sehingga saat pemungutan suara benar-benar dilakukan sesuai protokol kesehatan. Pada setiap TPS nantinya disiapkan alat untuk mencuci tangan, sarung tangan dan masker bagi yang tidak membawa atau menggunakannya serta kursi yang berjarak, KPU berupaya semaksimal mungkin mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, termasuk saat pemungutan suara.

“Komisioner Bawaslu Provinsi Papua dalam kesempatannya mengatakan, apresiasi diberikan kepada pihak Kepolisain yang dalam hal ini sangat berperan aktif membantu Bawaslu pada aspek pengawasan, seperti diketahui bersama Bawaslu sangat merasakan beban yang cukup berat karena tidak hanya mengawasi teknis tahapan tetapi kini juga diberi sebuah tanggung jawab untuk mengawasi protokol Covid-19,” ujar KPU Provinsi Papua Theodorus Kossay.

Bawaslu saat ini telah melaksanakan pelantikan pengawas PPS secara serentak di 11 Kabupaten Provinsi Papua yang akan melaksanakan Pilkada, jadi kesiapan personil Bawaslu dari tingkat terbawah hingga Provinsi di pastikan saat ini sudah baik serta siap, selain itu telah di laksanakan bimbingan teknis yang bertujuan agar para pengawas PPS ini memiliki kemampuan dan juga profesionalisme serta netralitas dalam melaksanakan pengawasan karena itu merupakan ujung tombak keberhasilan dalam pengawasan.

Berkaitan dengan bagaimana Pilkada ini berjalan aman, kami gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan seluruh petugas mengenai prosedur pelaksanaan agar selalu memperhatikan Protokol Kesehatan Covid-19 untuk mencegah munculnya klaster baru pada Pilkada di Provinsi Papua. Kami harus mengawal mulai dari sebelum pelaksanaan pemilihan hingga selesai, hal ini agar tidak muncul klaster baru misalnya klaster pemungutan, kemudian pada masa kampanye kita mencegah agar tidak muncul klaster kampanye hingga seterusnya dengan Pokja Covid yang berperan penting di dalamnya, Pokja Covid-19 ini lebih bertujuan untuk mengawasi tahapan Pemilu dan objeknya antara lain para calon dan semua yang berakitan dengan Pilkada.

Kegiatan ditutup dengan Closing Statement dari para narasumber yang menyampaikan bahwa semua pihak harus bekerja sama untuk menciptakan Pilkada yang berkualitas, berintegritas aman dari Covid-19, Prioritas aspek keselamatan serta kesehatan petugas, peserta dan pemilih sehingga pelaksanaan Pilkada 11 Kabupaten di Provinsi Papua bisa berjalan lancar, aman dan damai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments