Kapolda Papua Didampingi Pejabat Utama Terima Kunjungan Kepala Kemenkumham RI Kanwil Papua

7

Jayapura – Bertempat di Aula Cenderawasih Polda Papua telah dilakukan Audiensi Kepala Kemenkumham RI Kanwil Papua Anthonius Mathius Ayorbaba,S.H., M.Si. bersama Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw, Selasa (09/02).

Turut hadir dalam kegiatan yakni para Pejabat Utama Polda Papua, Kadiv Pas Kusnali, Kadiv Migrasi Novianto S serta Kadiv Intelijen dan Pendidikan Abdu Rag Ely.

Kapolda Papua dalam kesempatannya mengatakan, “pertemuan ini membicarakan tentang hal – hal yang perlu kita tangani dalam mengatasi kejadian tahanan melarikan diri seperti halnya yang kejadian di Lapas Klas II B Wamena, Lapas Kelas II A Abepura Jayapura dan Lapas Kelas II A Narkotika Doyo Baru. Oleh karenanya kami perlu saran pendapat agar lebih maksimal.”

“Berkaitan dengan peredaran Narkoba, Dir Narkoba berkoordinasi dengan Ka Lapas dimana saat ini terdapat modus baru. Berkaitan dengan kerawanan pada hari Jumat s/d Minggu, agar ingkatkan anggota kita untuk melaksanakan patroli ke dalam lapas – lapas. Di daerah Biak terdapat banyak pulau kosong dan sangat strategis, kita akan segera membuat MOU berkaitan dengan operasional dan mekanismennya serta untuk DPO Dirkrimum segera ditayangkan untuk disampaikan kepada media,” ucap Kapolda Papua.

Dir Reskrimum Polda Papua Kombes Pol Kolestra Siboro SH dalam kesempatannya mengatakan, “kendala bagi kami khususnya pada situasi Covid-19 saat ini, dimana adanya tahanan yang tertumpuk di dalam Rutan baik dari Kepolisian, Kejaksaan maupun Pengadilan yang mana ini sangat rentan. saya harap Kakanwil bisa mengambil satu langkah terhadap para tersangka untuk bisa kita limpahkan ke dalam lembaga kemasyarakatan.”

Dir Intelkam Polda Papua Dir Intelkam Polda Papua Kombes Pol. Guntur Agung Supono, S.IK, menyampaikan bahwa berkaitan dengan pembinaan terhadap para Narapidana yang mana konsepnya kembali kepada masyarakat, diharapkan betul – betul dibina sehingga mindset dirinya sadar dan siap kembali kepada masyarakat. Pihaknya juga mengusulkan perlu adanya pelibatan Kepolisian disamping pelibatan tokoh-tokoh agama dalam hal pemberian pencerahan rohani, hukum dan psikologi.

Perlu adanya kerjasama dengan Kepolisan terutama dalam memberikan hal asistensi keamanan seperti peletakan CCTV, penerangan, pemagaran diareal-areal penting dengan system yang cukup kuat dan perlu dibangun system panic button sehingga kita tidak terlambat dalam menangani gangguan keamanan di dalam Lapas serta perlu juga di buat kontrak kerja sama (MOU).

Ka Kanwil Papua dalam kesempatannya mengatakan, “tentu dengan problematik yang sangat luas dan spesifik sehingga perintah Menteri kita harus bersinergi dan melakukan percepatan dengan institusi penegak hukum termasuk pemerintah daerah, yang tentunya kita ingin mensinergikan tugas – tugas Kemenkumham dari hulu sampai hilir.”

Tupoksi keimigrasian sesuai dengan amanat UU No. 6 Th. 2011 tentang Keimigrasian bahwa imigrasi bertugas untuk menjaga pintu gerbang NKRI dalam melakukan pengawasan terhadap orang asing, memang di wilayah Papua kita memiliki 18 Pos Perbatasan dan Pos Lintas Batas dan ini menjadi dampak munculnya berbagai masalah yang berkembang secara cepat berkaitan dengan warga negara asing khususnya PNG.

Kadiv Pas dalam kesempatannya mengatakan, “saat ini kami membawahi 14 Satuan Kerja permasyarakatan di wilayah Papua, terkait dengan penitipan tahanan memang terdapat kebijakan Kemenkumham dimana bila sudah dinyatakan bebas Covid-19 bisa di titipkan di Lapas.Banyaknya peningkatan kasus, kami sudah melakukan pembinaan dengan menggandeng stakeholder dan tokoh agama untuk melakukan pembinaan secara kegamaan dan memang kami tidak mimiliki psikolog dalam memberikan konseling kepada narapinda. System menejemen penempatan dalam perawatan mungkin perlu dilakukan pelatihan sehingga manakala terjadi huru – hara tidak dilakukan penyalahgunaan. Kami tetap berkomitmen untuk semaksimal mungkin menghentikan dan memberantas narkoba, apapun yang ditemukan akan kami proses sesuai dengan proses hukum yang berlaku.”

Leave A Reply

Your email address will not be published.