Home POLDA Dit Binmas Dialog Interaktif RRI Dengan Tema Program Binmas Noken Sebagai Program Unggulan Polda...

Dialog Interaktif RRI Dengan Tema Program Binmas Noken Sebagai Program Unggulan Polda Papua

Jayapura – Bertempat di Stasiun Pro I RRI Jayapura telah dilaksanakan kegiatan Dialog Interaktif dengan tema Program Binmas Noken Sebagai Program Unggulan Polda Papua, Kamis (25/03).

Hadir sebagai Narasumber yakni Ka Posko Jayapura Satgas Binmas Noken Polri AKBP Yamin Dian Priono, S.IK dan Kabid Bin Tomas Binmas Noken Polri Ipda I Made Ambo Arjana, SH., MH.

Dalam kesempatannya AKBP Yamin Dian Priono mengatakan Noken dimaknai sebagai wadah untuk menampung semua aspirasi masyarakat Papua baik itu berupa pendapat, keluhan, harapan, keinginan dan sebagainya. Jadi keberadaan Polri yang dibentuk dalam Satuan Tugas (Satgas) kapasitasnya sebagai penampung aspirasi atau lebih tepatnya sebagai pendengar dari apa yang diharapakan serta apa yang diinginkan maupun penampung pendapat ataupun keluhan oleh masyarakat Papua itu sendiri.

“Program Binmas Noken Polri ini berawal sejak tahun 2018 yang merupakan bagian dari kegiatan Polri yang diharapkan dapat menampung dan juga menindak lanjuti guna memberikan sebuah kesejahteraan kepada masyarakat Papua. Jadi bukan hanya sekedar menampung saja akan tetapi harus ditindak lanjuti sehingga tidak terlihat sebagai formalitas kegiatan semata,” ucap AKBP Yamin Dian Priono.

AKBP Yamin Dian Priono menjelaskan, awalnya ada sekitar 13 kabupaten yang tersebar di Papua sebagai contoh dari program Binmas Noken Polri, namun saat ini telah berkembang atas intruksi bapak Kapolri yang baru dan juga ditindak lanjuti oleh Satgas Binmas Noken itu sendiri sehingga bukan hanya 13 kabupaten saja tetapi sudah menyebar keseluruh Kabupaten yang ada di Papua.

“Program Binmas Noken ini memiliki 3 sasaran yakni kaitannya dengan bidang ekonomi kerakyatan, sebagaimana yang kita ketahui bahwa letak geografisnya di wilayah Papua berbeda dengan wilayah indonesia bagian yang lain, sehingga kami lebih cenderung mengangkat dari pada apa yang disebut dengan kearifan lokal. Perlu diketahui juga bahwa di Papua memiliki banyak hewan ternak, perkebunan. Kemudian di bidang pendidikan yang mana kapasitas kami bukan mengambil peran dari seorang guru atau tenaga pendidik tetapi untuk membantu dari pada nilai semangat perjuangan dari anak-anak kita yang masih bersekolah melalui program Polisi Pi Ajar yang istilah sudah cukup familiar di Papua. Termasuk juga dengan kegiatan ibadah, trauma healing dari Biro SDM, hingga sosialisasi sadar hukum baik itu di Sekolah, Kampus maupun kepada Komunitas,” ujar AKBP Yamin Dian Priono.

Ipda Ambo Arjana, SH., MH dalam kesempatannya mengatakan program Binmas Noken Ini merupakan ide bapak Kapolri untuk mengangkat martabat tentunya dengan melalui kegiatan kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan. Jadi program Binmas Noken ini merupakan salah satu program Polisi yang menggunakan pendekatan secara humanis pendekatan yang juga kita sesuaikan dengan masyarakat kita di Papua ini, jadi kita sebagai Satuan Tugas dari Kepolisian tidak memaksakan diri untuk menggunakan cara kita saja tapi kita tentunya menyesuaikan dengan kearifan lokal setempat.

“Kami melakukan pendekatan dengan mengajak masyarakat di sekitar sana untuk membudidayakan hewan ternak seperti halnya di Kabupaten Lanny Jaya yang memiliki potensi kopi terbaik maka kami lakukan pembinaan pemberdayaan kopi. Termasuk juga di daerah-daerah lain seperti di kota Wamena Kabupaten Jayawijaya, disitu ada budidaya lebah jadi kami juga di awal hampir bersama-sama dengan Dinas Pertanian dan Perikanan melakukan pembinaan terhadap masyarakat melalui budidaya lebah,” ujar Ipda Ambo Arjana.

Ipda Ambo Arjana juga menyampaikan Satgas juga memberikan pelatihan kepada masyarakat kelompok Tani buat dengan memberikan bantuan berupa bibit tanaman agar dapat diperdayakan. Disamping itu, pada bidang pendidikan kita melengkapi dengan nilai-nilai kejuangan dengan cara dengan mengajak anak-anak ada disekitar yang tidak mendapatkan haknya karena berbagai kendala. Dimana di daerah pegunungan tengah masih banyaknya anak-anak kita yang belum mengenyam pendidikan dengan baik dikeranakan berbagai kendala. Hal itulah yang dilakukan oleh teman-teman Polisi dan kami melihat anak-anak sangat antusias dan bahagia dengan pemerian materi permainan sambil belajar.

“Pada dasarnya Binmas Noken Polri berprinsip bahwa tidak ada manusia yang jika diperlakukan secara manusiawi kemudian dia tidak berperilaku seperti manusia, jadi kami punya pengalaman mungkin yang paling berkesan yaitu di daerah Lanny Jaya dimana ada pemberdayaan kopi mungkin mereka merasa trauma atau kecewa dari banyak pengusaha atau mungkin yang datang kesana yang seoalah-olah memanfaatkan mereka dan lain sebagainya, tapi pada kenyataanya mereka tidak pernah menikmati bantuan, melalui Satgas Binmas Noken ini merupakan stimulus bagi masyarakat dan pemerintah untuk bagimana kita memberdayakan masyarakat dengan mengoptimalkan potensi yang ada di Papua dan kita bisa menunjukkan diri bahwa kita bisa mengangkat harkat dan martabat serta kehidupan kita di Papua ini menjadi lebih baik,” pungkas Ipda Ambo Arjana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments