Home POLDA Bid Humas Polisi Berhasil Amankan 3 Warga PNG Atas Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Jenis...

Polisi Berhasil Amankan 3 Warga PNG Atas Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Jenis Ganja

Jayapura – Personel Polairud Polda Papua berhasil mengamankan 3 warga Negara Papua New Guinea (PNG) di perairan Hamadi yang melakukan tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika jenis Ganja, Senin (13/09/2021).

Setelah personel Ditpolairud Polda Papua mendapatkan informasi dari Masyarakat bahwa ada warga Negara PNG yang masuk di wilayah perairan Indonesia-Jayapura menggunakan speed boat.

Kabid Humas dalam kesempatannya mengatakan guna menindaklanjuti laporan tersebut, selanjutnya personel berkoordinasi dengan Piket Kapal untuk bersama-sama melaksanakan Patroli menggunakan Tactical 01.

“Tim melakukan pengejaran terhadap 2 unit Long Boat di seputaran perairan Hamadi dan satu di antaranya membuang sebuah Tas ransel hitam, selanjutnya Tim mengamankan Tas tersebut dan memeriksa isi tas tersebut, yang mana diketahui berisikan 21 paket besar daun ganja kering,” ucap Kabid Humas.

Selanjutnya, Tim melakukan pengejaran terhadap long boat yang masuk ke arah belakang Pasar Hamadi dan berhasil mengamankan kedua long boat yang telah di tinggalkan oleh pemiliknya. tim kemudian melakukan penyisiran di sekitaran lokasi dan berhasil mengamankan ketiga warga PNG tersebut.

Identitas Warga PNG, Nick (30) Laki-laki, Warga Aitepai Papua New guinea (PNG), Johnson (31) Laki-laki, Warga Aitepai Papua New guinea (PNG), Patrick (52) Laki-laki, Warga Aitepai Papua New guinea (PNG). Dengan barang bukti yang diamankan yaitu 21 (dua puluh satu) Paket besar daun Ganja kering dan 2 (dua) Unit Long Boat.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH dalam kesempatannya menyampaikan saat ini pelaku telah berada di Ditpolairud Polda Papua untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya ketiga pelaku dikenakan Pasal 111 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun kurungan penjara dengan denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000 .000.000,00 (delapan miliar rupiah),” tutup Kabid Humas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments