Home POLDA Dir Pam Obvit Baharkam Polri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Deraku Cartenz-2021...

Dir Pam Obvit Baharkam Polri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Deraku Cartenz-2021 Dalam Rangka Pengamanan PON XX Papua Tahun 2021

Sentani – Bertempat di Lapangan Sepak Bola Rully Nere Lanud Silas Papare Kelurahan Hinekombe Distrik Sentani Kabupaten Jayapura telah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Deraku Cartenz-2021 dalam rangka pengamanan PON XX Papua Tahun 2021 yang dipimpin oleh Dir Pam Obvit Baharkam Polri Brigjen Pol Suhendri, S.H., S.I.K, Sabtu (18/09).

Hadir dalam kegiatan Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Bambang Trisnohadi, Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan, M.Han, Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Dr. Budhi Achmadi, M.Sc, Karo Rena Polda Papua Kombes Pol Novi Irawan, S.I.K., Pejabat Utama Polda Papua dan para personel yang terlibat dalam Operasi Deraku Cartenz-2021.

Dir Pam Obvit Korsabhara Baharkam Polri saat membacakan amanat Kapolda Papua mengatakan, Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan untuk mengecek kesiapan penyelenggaraan Pengamanan PON XX Papua, terutama terkait kelengkapan peralatan, sarana prasarana dan kesiapan institusi lain yang terlibat, sebelum melaksanakan tugas di lapangan.

“Melalui Apel Pengecekan ini diharapkan rencana operasi yang telah disiapkan dengan matang dan cepat, dapat dilaksanakan secara baik dan mampu menjaga sinergitas seluruh stakeholder sebagai penyelenggara Operasi Deraku Cartenz 2021 dalam rangka Pengamanan PON XX Tahun 2021 dapat berjalan sukses. Kita berharap para atlet, dan masyarakat mengikuti jalannya pertandingan secara aman, tertib, nyaman dan penuh khitmat,” ucap Brigjen Pol Suhendri, S.H., S.I.K.

Penyelenggaraan PON XX ini bagi warga Papua mempunyai perbedaan yang khas, karena bukan hanya sebagai penyelenggara pesta olahraga tapi mempunyai kebanggan tersendiri bagi masyarakat Papua. Sehingga Pelaksanaan PON XX Tahun 2021 akan di sertai dengan peningkatan masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan cabang-cabang olahraga tersebut.

Aktifitas masyarakat ini ternyata mempunyai implikasi terhadap arus pergerakan orang, mobilitas transportasi serta peningkatan keamanan diseluruh areal venue, baik pada waktu menjelang, pada saat dan setelah PON XX Tahun 2021.

“Peningkatan aktifitas masyarakat ini akan menjadi gangguan apabila tidak dilakukan dengan baik. Beberapa aktifitas masyarakat yang perlu diperhatikan adalah peningkatan jumlah penonton saat pertandingan, lokasi parkir disekitar venue, masih adanya masyarakat yang menolak vaksin padahal vaksin merupakan salah satu syarat untuk dapat menonton pertandingan,” ujar Brigjen Pol Suhendri, S.H., S.I.K.

Sedangkan permasalahan Kamseltibcar lantas yang harus kita atasi karena adanya peningkatan volume arus lalulintas kendaraan yang akan di gunakan oleh para Kontingen PON XX berdasarkan data bulanan tercatat jumlah kejadian kecelakaan lalulintas mengalami kenaikan yang mana pada bulan Juli terjadi 104 kasus kecelakaan lalu lantas dan bulan Agustus naik menjadi 107 kasus.

Berdasarkan data tersebut kecelakaan lalulintas didasarkan beberapa faktor yaitu faktor manusia yang kurang disiplin, faktor alam yang meliputi kondisi topografi wilayah yang bergunung-gunung dan kondisi jalan yang banyak tanjakan, turunan, tikungan tajam dan kerusakan Jalan, hal ini menjadi faktor kecelakaan di jalan raya.

“Selain itu masih kurangnya presentasi masyarakat yang sudah menerima vaksin disekitar venue juga menjadi permaslahan yang harus di atasi, Saya meminta kepada seluruh anggota Polri yang terlibat operasi ini untuk sungguh-sungguh merealisasikan langkah-langkah antisipasi sebagai mana yang telah dirumuskan bersama,” tutur Dir Pam Obvit Baharkam Polri.

Selain itu, saya perlu mengingatkan adanya berbagai ancaman potensi Kamtibmas yang harus terus diantisipasi seperti teror bom, sabotase, perkelahian antar kelompok masyarakat dan kriminalitas lainya.

Memahami berbagai permasalahan, gangguan Kamtibmas dan beragam ancaman yang mungkin terjadi, maka dalam rangka menjamin keaman dan keselamatan para altet, kontingen dan official, Polri dibantu instansi lainnya menyelenggarakan Operasi Kepolisian Kewilayahan, yaitu Operasi Deraku Cartenz 2021 Selama 30 hari terhitung mulai tanggal 17 September sampai dengan 18 Oktober 2021. Operasi ini akan digelar dengan kekuatan sebanyak 9.360 personel terdiri dari 4450 Polri, 2665 TNI, 1875 TNI VVIP, Mitra 730 personel yang akan terselenggarakan di empat Kabupaten atau Kota.

Kekuatan yang diturunkan ini untuk melaksanakan pengamanan di venue, wisma atlet atau asrama atau di tempat penginapan serta tempat-tempat kegiatan masyarakat lain yang perlu di amankan sehingga diharapkan masyarakat dapat menyaksikan pertandingan olahraga dan Para atlet dapat berlaga dengan nyaman dan tertib.

“Perlu dipahami bahwa dalam pelaksanaan operasi Deraku Cartenz 2021 dalam rangka pengamanan Penyelenggaraan PON XX 2021 terdapat beberapa hal yang menjadi target operasi yakni terwujudnya rasa aman bagi masyarakat yang menyaksikan pertandingan para atlet yang bertanding,” ungkap Dir Pam Obvit Baharkam Polri Brigjen Pol Suhendri, S.H., S.I.K.

Terwujudnya keamanan, keselamatan dan kelancaran lalulintas bagi para kotingen, dari atau menuju tempat bertanding, ataupun dari atau menuju penginapan serta bagi masyarakat umum, terbangunnya kesiap siagaan sistem tanggap darurat melalui koordiansi sinergitas lintas sektoral dan antar komponen masyarakat dalam mengahadapi situasi darurat yang datang secara tiba-tiba seperti bencana alam dan bentuk-bentuk keadaan darurat lainya.

Termonitor dan terdatanya semua kejadian baik kejadian gangguan Kamtibmas dan Kamseltibcar lantas, dengan cermat akurat dan benar sehingga dapat dijadikan bahan evaluasi secar berkesinambungan.

Diharapkan dengan segala persiapan ini, perhalatan PON XX Papua dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments