Home POLRES Kepulauan Yapen Melalui Program "KASUARI" Binmas Noken Yapen Bantu Meningkatkan Seni Ukir di Kabupaten...

Melalui Program “KASUARI” Binmas Noken Yapen Bantu Meningkatkan Seni Ukir di Kabupaten Kepulauan Yapen

Yapen – Papua sungguh kaya akan keragaman seni budaya dan salah satunya ada di kabupaten Kepulauan Yapen yang belum tersentuh sama sekali. melihat hal tersebut dalam kegiatan Binmas Noken dengan program “KASUARI” (Kesejahteraan Untuk Anak Negeri) pada bidang perindustrian, Bhabinkamtiibmas Polsek Yapen Timur Brigadir Yanes Runabari menyambangi bapak Simson Wamea yang berprofesi sebagai pengukir patung dan membuat berbagai hasil seni budaya lainnya, Selasa (12/10).

Brigadir Yanes Runabari mengatakan, pengrajin patung yang ada di Kepulauan Yapen terlebih khusus di Yapen Timur yang merupakan satu dari banyaknya potensi yang belum tergalih secara optimal.

“Tentunya kami akan terus berupaya membantu masyarakat atau kelompok-kelompok yang megembangkan potensi alam yang ada, salah satunya pengrajin patung dan membuat berbagai hasil seni budaya lainnya,” ucap Brigadir Yanes Runabari.

Brigadir Yanes Runabari menambahkan, melalui Binmas Noken membantu pengembangan masyarakat didefinisikan sebagai suatu gerakan yang dirancang guna meningkatkan taraf hidup keseluruhan masyarakat melalui partisipasi aktif dan inisiatif dari masyarakat, dengan menggunakan potensi dan sumber daya yang ada di masyarakat, serta membantu dalam memproduksi mulai dari pekerjaan awal hingga menjualnya dipasaran dengan tujuan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Tujuan konsep Binmas Noken melalui upaya pengembangan komunitas tidaklah semata-mata untuk meningkatkan pendapatan, tetapi juga berupaya memberi peluang untuk membuat kemampuan dan peluang berkarya, serta mempunyai kehidupan yang kreatif dan sehat dalam jangka waktu yang panjang, terlebih dimasa pandemi Covid-19 saat ini,” ujar Brigadir Yanes Runabari.

Sementara itu, bapak Simson Wamea yang telah lama melakukan pekerjaan ini mengungkapkan kendala yang dialami adalah saat memasarkan hasil karyanya yang bahkan dalam mempersiapkan modal untuk membeli alat-alat dan bahan kerja lainnya, namun dirinya sangat senang atas bimbingan dari Bhabinkamtibmas yang ikut secara langsung bagaimana proses memahat patung.

“Terima kasih atas pendampingan yang diberikan juga bantuan beberapa peralatan lainnya untuk menunjang kerja sebagai pemahat patung dan berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah,” ungkap bapak Simson Wamea.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments