Wakapolda Papua Hadiri Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Direktorat Intelkam Polda Papua

4

Jayapura – Bertempat di Hotel Yasmin Kota Jayapura telah dilaksanakan Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Direktorat Intelkam Polda Papua dengan tema “Memperkokoh Kebangsaan Melalui Pelestarian Lambang dan Simbol Negara Demi Keutuhan NKRI”, Selasa (02/11).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kabinda Papua Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon, SE,. S.I.K., Wakapolda Papua Brigjen Pol. Eko Rudi Sudarto, S.I.K,. M.Si, Pejabat Utama Polda Papua dan Rektor Universitas Cendrawasih Dr. Ir. Apolo Safanpao, ST,. MT.

Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Direktur Intelkam Polda Papua KBP. Guntur Agung Supono, S.I.K,. M.Si yang menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperkokoh kebangsaan melalui pelestarian lambang dan simbol negara demi Keutuhan NKRI.

“Menyamakan persepsi dan langkah tindak ke depan dalam memperkuat Ideologi generasi muda Papua agar tertanam Nilai – Nilai Kebangsaan NKRI dengan Fokus Bahasan tentang Bintang Kejora merupakan Simbol Budaya atau Simbol Pro Merdeka. Serta Adanya doktrinisasi dari kelompok KNPB kepada mahasiswa yang selama ini banyak sekali mahasiswa yang bergabung dengan kelompok tersebut,” ucapnya.

Lanjut dikatakan, dari hasil kegiatan ini semoga kedepanya sebagai bekal kedepanya untuk memberikan audiensi-audiensi kepada adik-adik mahasiswa dan seluruh madyarakat agar memahami arti dari Memperkokoh Kebangsaan Melalui Pelastarian Lambang dan Simbol Negara Demi Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kapolda Papua dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakapolda Papua menyampaikan, Focus Group Discussion yang diselenggarakan oleh Direktorat Intelijen Keamanan Polda Papua dan Jajaran Community Intelijen  selain sebagai sarana sharing informasi  terhadap berbagai masalah aktual yang berkembang dan mendapat perhatian  pimpinan Polri, juga untuk merumuskan solusi tindak lanjut penanganan berbagai masalah maupun berkaitan dengan pengamanan Pemilukada  Bupati dan Wakil Bupati yang saat ini masih terdapat satu Kabupaten yang  akan melaksanakan PSU (pemilihan suara ulang) yaitu Kabupaten Yalimo dan kegiatan Pekan Olahraga Paralimpik Nasional (PEPARNAS) di Kota Jayapura Provinsi Papua.

“Terkait dengan pelaksanaan PSU (pemilihan suara ulang) Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Yalimo dan kegiatan Pekan Olahraga Paralimpik Nasional (PEPARNAS) di Kota Jayapura, perlu kita waspadai dan antisipasi dampak aktivitas politik yang berpotensi mengganggu stabilitas kamtibmas.   Untuk itu, laksanakan pengamanan setiap tahapan dengan sebaik-baiknya, ciptakan serta bina kerjasama yang harmonis dengan berbagai pihak terkait, melalui pendekatan yang egaliter dan demokratis demi terselenggaranya agenda politik yang benar serta menurut aturan yang berlaku,” ucap Wakapolda.

Wakapolda juga menjelaskan bahwa dalam menghadapi PSU (pemilihan suara ulang) Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Yalimo dan kegiatan Pekan Olahraga Paralimpik Nasional (PEPARNAS) di Kota Jayapura,  dapat dipastikan ancaman situasi politik akan semakin meningkat yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas dan stabilitas wilayah, namun demikian telah disepakati bersama,  dalam event nasional dimana provinsi papua ditunjuk sebagai tuan rumah dalam pelaksanan pekan olahraga paralimpik nasional dengan   demikian   perlunya dilakukan deteksi dini terhadap potensi-potensi yang menimbulkan ganguan kamtibmas dan stabilitas wilayah.

“Sebagaimana kita ketahui, bahwa dalam beberapa bulan terakhir, telah terjadi berbagai insiden kekerasan disertai penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata yang menimbulkan korban jiwa baik dari Aparat TNI / Polri, Pekerja Kemanusiaan maupun Masyarakat Umum, didaerah Kabupaten pemekaran yang tentunya menjadi perhatian kita bersama,” jelas Wakapolda.

Pada kesempatan ini Wakapolda juga menyampaikan arahan bapak kapolri yang dapat menjadi pedoman Polri dibidang intelijen dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dalam negeri yaitu, Menetapkan program presisi dengan mengutamakan prediktif di semua awal kegiatan Kepolisian.

“Sejak pandemic covid-19, pemerintah telah melakukan berbagai program pencegahan penyebaran pandemi / PSBB namun timbul dampak ekonomi dan telah diantisipasi dengan bansos,” pungkasnya.

Saat ini pemerintah melaksanakan program percepatan seperti pemenuhan APD dan kegiatan pemulihan ekonomi nasional / perlinsos namun timbul kerawanan korupsi, selain itu pemerintah melaksanakan program PPKM dan program vaksin, isu tidak halal vaksin harus direduksi.

Melalui pelaksanaan FGD (Focus Group Discussion) ini diharapkan adanya solusi pemecahan masalah sehingga diperoleh kesamaan pandang dan kesamaan tindak di lapangan yang dilaksanakan oleh jajaran pengemban fungsi intelijen baik di Kota Provinsi maupun di kewilayahan dan pada akhirnya fungsi intelijen mampu memberikan kontribusi dalam mendukung tugas pokok Polri, sejauh mana saya uraikan di atas.

Pada kesempatan ini pula, Wajapolda juga memberikan beberapa himbauan kepada saudara-saudara berdayakan jaringan intelijen yang saudara miliki di wilayah masing-masing dan ciptakan sistem komunikasi yang mudah, sehingga setiap jaringan yang saudara miliki tidak merasa sulit untuk menghubungi saudara untuk memberi informasi.

“Berdayakan Komunikasi Intelijen di wilayah atau antar wilayah atau Antar Pusat dengan wilayah dan sebaliknya, untuk melakukan sharing informasi sehingga setiap informasi disampaikan teruji kebenarannya dan tingkatkan terus kepekaan anggota saudara terhadap lingkungannya dan tingkatkan kemampuan ketajaman analisisnya,” jelas Wakapolda.

Manfaatkan media teknologi informasi untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi, serta dalam menjaga kerahasiaan manfaatkan persandian yang ada. Hal-hal yang masih menjadi permasalahan dan kendala di masing-masing wilayah, agar disampaikan pada kegiatan focus group discusi ini sehingga dapat ditentukan solusi untuk pemecahannya.

“Sebelum mengakhir mengakhiri sambutan ini, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada panitia pelaksana Focus Group Discussion dan para narasumber yang telah mempersiapkan penyelenggaraan ini dengan baik. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, sukses dan mencapai tujuan sebagaimana yang kita harapkan,” tutup Wakapolda.

Setelah sambutan Kapolda Papua yang dibacakan oleh Wakapolda Papua kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh beberapa Narasumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.