HomePOLDADit ReskrimsusDialog Interaktif RRI Dengan Topik “Ketersediaan Bahan Pokok di Papua Jelang Natal...

Dialog Interaktif RRI Dengan Topik “Ketersediaan Bahan Pokok di Papua Jelang Natal Dan Tahun Baru 2022”

Jayapura – Bertempat di Studio LPP RRI Jayapura telah dilaksanakan kegiatan Dialog Interaktif dengan topik Ketersediaan Bahan Pokok di Papua Jelang Natal dan Tahun Baru, Kamis (9/12/2021).

Hadir sebagai Narasumber Kasubdit Indagsi Dit Reskrimsus Polda Papua Kompol Ruben Palayikan, S.Pt., S.I.K dan Aipda Rahmat.

Kasubdit Indagsi Dit Reskrimsus Polda Papua dalam kesempatannya menyampaikan bahwa dari Direktorat Kriminal Khusus Polda Papua Subdit Indagsi sesuai dari perintah pimpinan kami melaksanakan tugas dalam pengecekan ketersediaan bahan pangan pokok, kami membentuk suatu gugus tugas yang dinamakan satgas pangan, jadi satgas pangan ini ada dari tingkat pusat sampai tingkat daerah jadi satgas pangan ini bertujuan dalam berkomunikasi, berkordinasi dan berkolaborasi dengan stakeholder dalam rangka menjaga ketahanan pangan yang ada di masing masing daerah.

“Subdit Indagsi tetap melaksanakan pengecekan ke pasar terkait dengan stok yang tersedia dan juga berkordinasi dengan stakeholder antara lain Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, Balai POM, Bank Indonesia, kami juga tetap mengutamakan kegiatan pencegahan, kami tetap berkordinasi dengan stakeholder dalam hal ini Kepala Dinas Perdagangan karena kewenangan menentukan harga eceran tertinggi itu di dinas perdagangan dan juga memberikan himbauan sehingga para pedagang mereka tetap merasa terawasi dan mereka tidak melakukan tindakan tindakan merugikan bagi pihak lain,” ucapnya.

Sementara itu, Aipda Rahmat dalam kesempatannya menyampaikan bahwa yang menjadi bahan pemeriksaan dari kami Tim Satgas Pangan, kami melakukan pengecekan terhadap penjual penjual beras, gula, minyak goreng, tepung yang mana itu akan dikonsumsi oleh masyarakat setiap harinya.

“Sejauh ini untuk kenaikan harga kalau untuk sementara ini yang kami temukan di lapangan beras dengan harga yang masih normal dan untuk yang agak naik adalah minyak goreng,” pungkas Aipda Rahmat.

“Kami sampaikan juga kepada para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara sepihak dan kami membutuhkan dukungan dari masyarakat apabila menemukan makanan yang kadaluarsa atau daging yang tidak baik di konsumsi agar dapat membuat laporan terhadap kami dan tindak lanjuti,” tutup Aipda Rahmat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments