HomePOLDADialog Interaktif Dengan Tema “Polairud Polda Papua Kedepankan Preemtiv, Preventif Dan Edukasi”

Dialog Interaktif Dengan Tema “Polairud Polda Papua Kedepankan Preemtiv, Preventif Dan Edukasi”

Jayapura – Bertempat di LPP RRI Jayapura telah di laksanakan kegiatan Dialog Interaktif dengan tema “Polairud Polda Papua Kedepankan Preemtiv, Preventif, dan edukasi, dengan Narasumber Dir Polairud Polda Papua Kombes Pol. Ir. Kasmolan, M.A.P., Selasa (20/01/2022) pagi.

Dalam kesempatannya Dir Polair Polda Papua menyampaikan Polair Polda Papua akan mengedepankan Preemtif, Preventif dan edukasi dalam menjalankan program Polairud Polda Papua, dalam hal ini adalah rencana kerja yang disusun pada tahun 2022 yaitu pertama, mengedepankan adanya preemtiv, prefentiv dan juga edukasi.

“Pertama kita bahas tentang apa yang di maksud dengan preemtiv yaitu suatu pembinaan terhadap masyarakat, jadi pembinaan ini tujuannya adalah agar masyarakat lebih mengerti dan memahami apa tugas fungsi dari Polair,” tuturnya.

Lanjut ia menyampaikan, Polair lebih cenderung melakukannya dengan cara penyuluhan atau pembinaan, adapun yang dilakukan pada saat ini kami mempunyai beberapa anggota yang tersebar yang ada  di wilayah, khususnya di wilayah Jayapura Kota dan kabupaten Jayapura.

Adapun salah satu program unggulan dari Polda Papua yaitu kegiatan Binmas Noken, jadi Binmas Noken itu terdapat satu pekerjaan yang dibebankan untuk polisi perairan yaitu program TIFA (Torang Insan Faham Adat), apa maksud dari pada kegiatan ini yaitu salah satunya kita mengedanpankan pembinaan terhadap masyarakat pantai dalam hal ini pariwisata.

Yang kedua yaitu prefentif adalah pencegahan jangan sampai adanya pelanggaran hukum. dengan kita memberikan sosialisasi aturan-aturan apa yang harus diketahui masyarakat, terkadang masyarakat telah diberikan sosialisasi tapi ada sebagian yang melanggar.

“Di Jayapura khususnya yaitu mengenai penangkapan ikan yang dilarang yaitu dengan menggunakan bahan-bahan peledak, sedangkan kami tidak bosan-bosannya melakukan pembinaan bakti kepada masyarakat dengan sambang desa, sambang daerah pantai itu yang dilakukan oleh satuan-satuan Binmas kita,” ungkapnya.

Dir Polair juga menyampaikan, Adapun penegakan tidak hanya masalah tentang perikanan tetapi ada juga tentang cuaca, kita ketahui sekarang cuaca yang di infokan dari BMKG sedang tidak kondusif jadi kita juga menghimbau agar tidak dulu untuk menangkap ikan dikarenakan cuaca yang buruk.

Sedangkan untuk kejahatan yang ilegal lainnya yaitu misalnya Narkoba, yang pernah kita tangani dari negara tetangga, untuk saat ini masih kondusif dikarenakan pengaruh cuaca karena mereka biasanya menggunakan sarana laut.

Dan yang terakhir edukasi adalah pembelajaran dalam arti ini kita mengajari masyarakat tentang berbuat yang baik, kita akan menggerakkan dan memberikan motivasi ada juga sarana kontak dan pembenahan, karena disini merupakan program dalam arti tujuannya untuk meningkatkan program tersebut.

Pembelajaran yang diberikan kami harapkan mendapatkan hasil yang memuaskan serta hasil ekonomi yang bagus dalam hal ini dengan kegiatan meningkatkan ekonomi masyarakat. Saya harapkan pembina yang pariwisata dan juga pembinaan perairan mari kita jaga pantai kita laut kita demi anak cucu kita kedepannya yaitu dengan cara melestarikan alam kita.

“Kalau kita bisa melestarikan alam kita tidak akan mengalami bencana, dengan kita memelihara sehingga anak cucu kita dapat menikmati seperti yang saat ini kita nikmati, marilah kita bersama-sama menjaga lingkungan kita sehingga bisa lestari sampai kapanpun,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments