HomePOLDADit LantasPolda Papua Gelar Operasi Keselamatan Cartenz Tahun 2022

Polda Papua Gelar Operasi Keselamatan Cartenz Tahun 2022

Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggelar Operasi Keselamatan Cartenz Tahun 2022 yang akan dilakukan selama 14 hari dari tanggal 1 Maret sampai dengan 14 Maret 2022.

Operasi tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Papua, Selasa (01/03/2022).

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Brigjen Pol Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si mengatakan, operasi ini dilakukan dalam rangka menciptakan Kamseltibcarlantas menjelang hari raya idul fitri 1443 H yang aman dan nyaman serta bebas Covid-19.

Wakapolda menjelaskan, data jumlah pelanggaran lalu lintas berupa tilang selama operasi keselamatan tahun 2020 dari tanggal 6 sampai dengan 19 April sejumlah 106 kasus dan pada operasi keselamatan tahun 2021 dari tanggal 12 sampai dengan 25 April sejumlah 245 kasus atau ada kenaikan trend (131 %) teguran pada operasi keselamatan tahun 2020 sejumlah 2.855 pelanggaran dan pada operasi keselamatan tahun 2021 sejumlah 2.650 pelanggaran atau ada penurunan trend (7,1 %).

Selain itu, kata Wakapolda, jumlah kecelakaan lalu lintas pada operasi keselamatan tahun 2020 13 kejadian dan pada operasi keselamatan tahun 2021 sejumlah 27 kejadian atau ada kenaikan trend (51,8 %). Korban meninggal dunia pada operasi keselamatan tahun 2020 sejumlah 5 jiwa dan pada operasi keselamatan tahun 2021 sejumlah 1 jiwa atau ada penurunan trend (80 %). Korban luka berat pada operasi keselamatan tahun 2020 sejumlah 7 orang dan pada operasi keselamatan tahun 2021 sejumlah 21 orang atau ada kenaikan trend (200%).

Lanjutnya, korban luka ringan pada operasi keselamatan tahun 2020 l sejumlah 14 orang dan pada operasi keselamatan tahun 2021 sejumlah 31 orang atau ada kenaikan trend (121,4 %). Kerugian materil pada operasi keselamatan tahun 2020 sejumlah Rp. 110.000.000,- (seratus sepuluh juta rupiah) dan pada operasi keselamatan tahun 2021 sejumlah rp. 152.100.000 (seratus lima puluh dua juta seratus ribu rupiah) atau ada kenaikan trend ( 38,27 % ).

“Kita menyadari, bahwa dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut kita tidak bisa berdiam diri. Bahkan kita wajib melakukan berbagai upaya untuk menciptakan kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif serta menurunnya angka covid-19 perlu adanya kerjasama dan koordinasi dengan instansi terkait serta partisipasi masyarakat dalam mendukung kamseltibcarlantas,”kata Wakapolda Papua.

Jenderal bintang satu ini pun menjelaskan tujuan Operasi Keselamatan Cartenz 2022 adalah meningkatnya kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menurunnya angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas maupun penyebaran covid-19.

“Target dari Operasi Kepolisian Bidang Lantas Tahun 2022 ada empat hal yaitu, orang meliputi kendaraan, benda seperti surat kendaraan bermotor, kemudian tempat meliputi kawasan keramaian jalan tertentu yang rawan pelanggaran dan kegiatan meliputi rambu (lawan arus) dan menerobos lampu merah,” kata Wakapolda Papua.

Lanjut Wakapolda, pada pelaksanaan Operasi Keselamatan Cartenz tahun 2022 kali ini, di prioritaskan kegiatan Dikmas Lantas yang mampu mewujudkan rasa tertib berlalu lintas secara permanen yang mampu menciptakan situasi kamseltibcarlantas yang aman tertib dan lancar serta mampu menekan terjadinya pelanggaran lalu lintas dan laka lantas.

Oleh sebab itu, kata Wakapolda, pelaksanaan operasi keselamatan cartenz tahun 2022 diharapkan akan dapat mendorong tercapainya sasaran operasi yang meliputi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata sebelum pada saat dan pasca Operasi Keselamatan Cartenz 2022 yang dapat menghambat dan mengganggu kamseltibcarlantas serta penyebaran covid-19.  Sehingga di operasi ini mampu memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan menciptakan kamseltibcarlantas jelang pelaksanaan idul fitri 1443 masehi tahun 2022.

“Saya tekankan dalam pelaksanaan tugas selalu bertaqwa terhadap tuhan yang maha esa, jaga keselamatan anda dalam pelaksanaan tugas dan mematuhi prokes, peningkatan disiplin anggota Polantas dan terwujudnya pelayanan Polantas yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme, terwujudnya masyarakat yang tertib dan patuh hukum dalam berlalu lintas,” tutup Wakapolda Papua Brigjen Pol Eko Rudi Sudarto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments