Polisi Sosialisasikan Bahaya Narkotika Bagi Generasi Muda Papua di Kabupaten Boven Digoel

1

Tanah Merah – Bertempat di Balai Kampung Sokanggo Tanah Merah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkotika Bagi Generasi Muda Papua Kabupaten Boven Digoel, Sabtu (6/8/2022).

Kegiatan dihadiri oleh Ketua DPRD kabupaten Boven Digoel Bpk. Athanasius Koknak, SE, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Boven Digoel, ibu Distrik Mandobo, Kasat Narkoba Polres Boven Digoel IPTU IRWAN, S.Sos dan, ketua KNPI Boven Digoel, plt. Kepala kampung sokanggo, perwakilan dari Dokter RSUD kab. Boven Digoel dan peserta yg terdiri dari muda mudi persatuan anak Tanah Merah dan anak sekolah Tanah Merah sekitar 40 orang.

Kepala Dinas Kesehatan dalam kesempatan sosialisasi menyampaikan bahwa anak – anak muda Tanah Merah jangan sampai menjadi pengguna apalagi menjadi bandar atau pengedar narkoba di Tanah Merah karena akan merugikan diri sendiri dan orang lain.

“Narkoba dapat merusak masa depan. Di hadapan kita ketua DPRD, Kepala Dinas, Kepala Distrik dan Dokter yang merupakan anak- anak Tanah Merah yang hadir ini tidak mungkin beliau – beliau bisa menjadi seperti saat ini, bisa sukses apabila menggunakan Narkoba. Jadi kepada generasi muda adik-adik saya jangan sampai menjadi budak Narkoba,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, dalam Pemaparan materi dr. Markus Kondo dijelaskan sesuai UU NO 35 tahun 2009, penggolongan narkotika golongan 1 tidak bisa digunakan untuk pengobatan, golongan 2 yang biasa digunakan medis untuk pengobatan (pasien kejiwaan) namun disesuaikan dosis

“Bahaya Narkoba dapat merusak organ dalam tubuh manusia sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan bahkan sampai menyebabkan kematian,” katanya.

Sementara itu, Ipda Irwan, S.Sos selaku Kasat Narkoba menjelasan bahwa upaya pencegahan penggunaaan dan peredaran narkoba oleh Kepolisian yaitu melalui beberapa kegiatan salah satunya giat preemtif yaitu mengajak generasi muda sadar akan bahaya yang diakibatkan narkoba.

“Hukuman bagi pelaku penyalahgunaan narkoba (pemakai) minimal 4 tahun dan paling lama 12 tahun sesuai UU Narkotika pasal 112. Sedangkan untuk pengedar minimal 4 tahun dan maksimal hukuman mati, sesuai UU Narkotika pasal 114,” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi Bahaya Narkotika yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Kampung Sokanggo Tanah Merah Distrik Mandobo ini sebagai tindak lanjut instansi terkait dalam menyikapi tingginya angka kasus penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Boven Digoel.

Leave A Reply

Your email address will not be published.