Bhayangkari Daerah Papua Gelar Serah Terima Pembentukan Kepengurusan Tingkat Cabang dan Ranting Bhayangkari Baru

52

Jayapura – Bertempat di Aula Rupatama Polda Papua telah dilaksanakan serah terima pembentukan kepengurusan tingkat cabang maupun ranting bhayangkari jajaran baru, Kamis (17/11).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Eva Mathius Fakhiri yang didampingi Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Yuli Ramdani Hidayat beserta para pengurus Daerah Bhayangkari Papua.

Pada sambutannya, Ketua Bhayangkari Daerah Papua mengatakan bahwa pembentukan cabang serta ranting baru dilaksanakan karena adanya pemekaran daerah sehingga bertambah pula para pengurus bhayangkari di daerah.

Adapun Cabang Bhayangkari baru yang telah di serah terimakan hari ini yakni Cabang Intan Jaya, Puncak, Deiyai, Yalimo, Nduga, dan Dogiyai.

“Dengan adanya beberapa Kapolres baru yang juga dilantik beberapa waktu lalu, sehingga mendorong kami pengurus daerah Bhayangkari Papua mengajukan usulan pembentukan kepengurusan cabang ke pengurus pusat Bhayangkari, dan pada beberapa hari yang lalu telah kami terima surat keputusan dari Ketua Umum Bhayangkari,” ucapnya.

Ia menyampaikan, pengangkatan jabatan ketua Bhayangkari cabang merupakan rangkaian dari upacara pengukuhan jabatan Kapolres karena jabatan ketua Bhayangkari merupakan jabatan Fungsional yang harus dijabat oleh istri Kapolres.

“Kepada pembina dan ketua Bhayangkari cabang yang baru saya mengucapkan selamat semoga sukses selalu dan doa saya semoga selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga besar Polri,” tutur Ny. Eva Mathius Fakhiri.

Tidak hanya itu, ia juga mengharapkan kepada pembina Bhayangkari untuk dapat segera menyesuaikan diri dengan keadaan dan kondisi di tempat tugas yang baru.

“Gelorakan semangat kebersamaan toleransi antar umat beragama dan berprestasi sehingga menjadi pribadi unggulan dan dapat mengindari perilaku yang mencoreng nama baik organisasi,” tutupnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.