Polres Boven Digoel Gelar Press Release Pengungkapan Kasus Narkoba Seberat 499.29 Gram Ganja Kering

76

Boven Digoel – Kapolres Boven Digoel AKBP I Komang Budiartha, S.I.K di dampingi Kasat Narkoba Iptu Irwan S.Sos melaksanakan Press Release dalam pengungkapan Kasus Narkotika di wilayah Hukum Polres Boven Digoel yang Bertempat di Aula Polres, Senin (28/11).

Dari hasil Penangkapan Barang bukti yang di sita dari ke 2 (dua) pelaku yaitu :
1). 7 (tujuh) Bungkus pelastik bening kecil berisi Narkoti Ganja kering siap jual/edar.
2). 1 (satu) Bungkus Sedang dalam kertas Rokok berisi Narkotika jenis ganja kering siap/edar.
3). 57 (lima puluh tujuh) bungkus kecil dalam kertas berisi Narkotika jenis ganja kering siap jual/edar.
4). 4 (empat) bungkus pelastik bening ukuran sedang berisi Narkoti Ganja kering siap jual/edar.
5). Uang sejumlah Rp.618.000,- (enam ratus delapan belas ribu rupiah) .
6). 1 (satu) buah Dompet warna hijau.
7). 1 (satu) buah jaket warna coklat biru motif kotak-kotak merk Superior.
8). 1 (satu) buah tas noken tali genemo.
9). 1 (satu) unit speaker salon warna hitam.
10. 1 (satu) buah dos Handphone merk Vivo Y01 warna putih.

Penangkapan dilaksanakan pada hari Rabu Tangal 23 November 2022 dimana Pukul 18.00 wit bertempat di rumah tersangka inisial NMK (25) dan 3 tersangka lainya yaitu HO (26), AET (21) dan YM (23).

Daril Penyidikan Kedua Tersangka Sdr “NMK,”dan “HO” dikenakan Pasal 114 Ayat (1) dan Pasal 111 Ayat (1) atau Pasal 127 Ayat 1 Huruf (a) UU No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan Ancaman Penjara Minimal 5 Tahun dan Paling Lama 20 Tahun.

Dari hasil pemeriksaan juga didapati bahwa tersangka HO dinyatakan Positif Marijuana (THC) Narkotika Jenis Ganja dan 3 pelakunya dinyatakan Negatif.

Terhadap Tersangka Sdr NMK dan HO saat ini ditetapkan sebagai tersangka karena barang bukti yang diamankan milik kedua tersangka, Untuk Sdr AET, dan YM saat ini masih dijadikan Saksi yang saat itu berada dalam penangkapan terjadi.

Kapolres dalam kesempatannya mengungkapkan bahwa Teamsus yang dibentuk akan melakukan pengungkapan Tindak Pidana yang terjadi di Wilayah Hukumnya.

“Kronologi Penangkapan berawal dari Teamsus mengamankan NMK yang sebelumnya sudah dilakukan penyelidikan pada saat baru keluar rumahnya sehingga Teamsus melakukan pemeriksaan kepada Sdr. NMK dan didapati Barang Bukti narkotika jenis Ganja Kering siap edar di kardus handphone dan disimpan di Tas/Men tali genemo.

Tidak berhenti disitu Teamsus pun melakukan pemeriksaan di dalam rumah milik saudara NMK dan mendapati sebanyak 3 (tiga) orang dalam satu kamar mendapati anggota saat penggeledahan di dapati barang bukti ganja di dalam Salon Speaker.

Tersangka HO yang berasal dari Kab. Pegunungan Bintang membawa Narkotika jenis Ganja ke Kab.Boven Digoel melalui jalur penerbangan udara (pesawat) dan mengedarkan Narkotik Jenis Ganja tersebut di wilayah Boven Digoel.

Kapolres menjelaskan dari hasil keterangan ke 2 tersangka bahwa penjualan/mengedarkan ganja tersebut kepada para muda-mudi dan anak – anak yang masih di bangku sekolah karena harganya masih terjangkau.

Kapolres dan jajaranya dengan tegas menyatakan perang terhadap Narkotika yang merusak generasi penerus bangsa. Kami menekan bahwa sasaran peredaran Ganja adalah remaja yang menginjak Dewasa saat ini peredaran marak karena kurangnya pemahaman terhadap Ganja bahwa melanggar Hukum dan merusak Generasi Muda.

“Kedepannya kami akan berkordinasi pihak Pemerintah dan Kabupaten tetangga dan tetap memperkuat pengawasan jaringan peredaran Narkoba, sebelumnya ganja kita amankan dari Negara Tetangga PNG dan saat ini jaringan baru dari Kabupaten Pegunungan Bintang,” katanya.

Dalam luasnya wilayah perbatasan sekitar 190 Km ini menjadi kendala banyak akses masuk ke Indonesia kami juga menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah pihak TNI khususnya anggota Satgas Pamtas RI-PNG untuk bersama – sama melihat hal ini untuk ditangani bersama. Kami juga akan berkoordinasi kepada para Kepala Kampung untuk memberikan Edukasi dan Pemahaman Terkait Nark

Leave A Reply

Your email address will not be published.