Wakapolda Papua Bersama Forkopimda Provinsi Papua Sambut Wakil Presiden RI Beserta Rombongan di Jayapura

23

Jayapura – Wakil Kepolisian Daerah Papua Brigjen Pol Ramdani Hidayat, S.H bersama Forkopimda Provinsi Papua menyambut kedatangan Wakil Presiden Rebuplik Indonesia Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin beserta rombongan di ruang VIP Bandara Sentani, Senin (28/11).

Turut hadir dalam penjemputan tersebut Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, SE., M.Tr., Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Kabinda Provinsi Papua Mayjen TNI Gustav Agus Irianto, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Sidharta Wisnu Graha, Danrem 172/PWY Brigjen TNI J. O. Sembiring, S.H., S.E., M.M, Danlanud Silas Papare Marsma TNI Moch. Dadan Gunawan, S.T., M.M., CHRMP, Sekda Provinsi Papua Muhammad Ridwan Rumasubun, Ketua DPR Prov Papua Jhony Banua Rouw.SE.

Rombongan Wapres Ma’ruf Amin dan Ibu Wury Ma’ruf Amin disambut dengan tarian “Selamat Datang” yang biasa dipertunjukkan masyarakat adat kepada tamu di Tanah Papua dan Wapres beserta rombongan menuju penginapan untuk beristirahat.

Wapres Ma’ruf Amin, Selasa (29/11) diagendakan melakukan audiensi dengan jajaran DPRP, MRP, jajaran Sekda Papua dan meninjau Sekretariat Badan Pengarah Papua (BPP).

Selain itu, Wapres akan meninjau Pameran Kemandirian BLK Komunitas, menyerahkan bantuan sosial, di antaranya bantuan usaha atau modal Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Papua dan Bank Himbara, menyerahkan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat vokasi serta bantuan kepada OAP dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Selepas agenda di Kota Jayapura, Wapres berangkat ke Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, ke Timika, Provinsi Papua Tengah, Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua serta menuju Makassar, Sulsel pada Sabtu (3/12).

Wapres Ma’ruf Amin menginginkan adanya strategi menyeluruh mendorong komoditas unggulan Papua yakni sektor pertanian, pariwisata, perikanan dan ekonomi kreatif.

Wapres ingin memastikan tegaknya prinsip, “No One Left Behind” yaitu agar masyarakat asli Papua tidak tertinggal dan memainkan peran strategis dalam percepatan pembangunan otsus Papua.

Leave A Reply

Your email address will not be published.