3 Anggota Brimob Ditembak OTK Saat Menuju Pos KP3 Logpon Kabupaten Yahukimo

63

Dekai – Mobil pengangkut anggota Brimob di tembaki Orang Tak Dikenal (OTK) saat sedang menuju Logpon KP3 Kabupaten Yahukimo, BKO Brimob Polres Yahokimo pasca melaksanakan apel konsolidasi jelang Natal dan tahun baru.

Penembakan itu terjadi di Jembatan KM. 7 Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu (30/11) sekitar pukul 15.20 Wit.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal yang juga merupakan Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, saat dihubungi Rabu malam membenarkan kejadian itu.

Kombes Kamal menjelaskan, sekitar pukul 15.10 Wit, 8 (delapan) Personel Satgas Preventif Ops Damai Cartenz 2022 baru saja mengikuti apel di Mapolres Yahukimo selanjutnya bergerak kembali menuju Pos KP3 Logpon.

Lanjut, sementara dalam perjalanan tepatnya di KM. 7 Jembatan Besi Mobil terjadi penghadangan disertai dengan kontak senjata oleh OTK.

Personel Gabungan Polres Yahukimo bersama Satgas Damai Cartenz dan TNI Kodim 1715 Yahukimo yang mendapat laporan melalui HT merespon adaya info tersebut dan bergerak menuju TKP.

Personel Gabungan TNI-Polri tiba di TKP selanjutnya melakukan Perimeter guna mengamankan area tersebut, namun sempat terjadi Kontak susulan sehingga Personel gabungan melakukan pengejaran serta mengevakuasi tiga korban tersebut.

Dari kontak tembak tersebut 3 personel Brimob mengalami luka tembak, 1 orang diantaranya meninggal dunia, 1 orang dalam penanganan medis di RSUD Dekai dan 1 orang terkena rekoset peluru dalam keadaan sadar.

“Korban yang meninggal dunia an. Bripda Gilang Aji Prasetya akibat luka tembak dibagian wajah, sedangkan korban an. Briptu Fazuarsyah terkena tembakan dibagian punggung kiri dan kini dalam penanganan intensif oleh tim medis RSUD Dekai dan Bripda Dona Bagaskara terkena rekoset peluru dibagian punggung,” ujarnya.

Pasca kejadian, Kombes Kamal menuturkan aparat gabungan di Yahukimo sedang memburu para pelaku penembakan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.