Pasca Bentrok Antar 2 Kelompok Warga di Kota Kepi, Kapolres Mappi Kunjungi Warga Jalan Tenemohon

Polres Mappi1 Dilihat
banner 468x60

Mappi – Guna terciptanya situasi yang kondusif pasca bentrok antar 2 kelompok warga di Kota Kepi, Kapolres Mappi Kompol Yustinus S. Kadang S.Sos., M.Si bersama personil Polres Mappi kunjungi warga Jalan Tenemohon, Kamis (25/05).

Dalam Kunjungannya Kapolres Mappi Kompol Yustinus S. Kadang, S.Sos., M.Si menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran masyarakat yang menandakan bahwa masyarakat masih menginginkan kehadiran polisi ditengah masyarakat sebagai mitra dalam rangkah menciptakan situasi kamtibmas yang aman.

“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah mau menerima kami untuk datang ke tempat ini, pada kesempatan ini saya mengajak masyarakat untuk mari sama kita menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan tertib yang dimulai dari Individu, rumah tanggah, kelompok dan masyarakat,” tutur Kapolres.

Ia menjelaskan bahwa dari jumlah hasil analisa terhadap angka kriminalitas di kab. Mappi didominasi oleh pengaruh miras berdasarkan jumlah LP yang mana prosesnya banyak melalui Restoratif Justice.

“Setiap permasalah yang terjadi di Kab. Mappi rata-rata berawal dari mengonsumsi miras sehingga miras merupakan akar dari setiap permasalahan yang harus kita perangi agar Kab. Mappi tetap aman dan kondusif,” ucap Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres Mengatakan jika terdapat suatu persoalan/permasalahan hendaknya dapat diselesaikan secara baik-baik melalui perangkat masyarakat tingkat RT, RW dan tokoh masyarakat secara kekeluargaan sehingga tidak menimbulkan persoalan yang lebih besar dan berdampak negatif kepada sit kamtibmas setempat.

“Agar kedepannya jika ada suatu persoalan, dimohon kepada masyarakat agar dilaporkan kepada penanggung jawab lingkungan setempat sehingga tidak melebar dan menjurus kepada perbuatan yang anarkis,” pungkas Kapolres.

Kapolres juga menegaskan kepada masyarakat bahwa kehadiran pihak Kepolisian sebagai penengah permasalahan, agar permasalah dapat terselesaikan tanpa harus saling serang yang nantinya dapat merugikan diri sendiri dan lain.

“Saya tidak mau lagi adanya personil saya yang ingin melerai pertikaian di serang, seperti kejadian pada hari Senin tanggal 22 Maret 2023, di mana personil kami yang hendak melerai pertikaian antar warga Jalan Tenemohon dan Tanjung Kopi malah di serang oleh sekelompok warga. Untuk semua yang hadir di sini diketahui bahwa kami hadir untuk menengahi masalah sehingga permasalahan tersebut dapat terselesaikan dengan baik tanpa harus saling serang yang menyebabkan korban jiwa,” tandas Kapolres.

Humas Polda Papua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *