Terjadi Aksi Pemalangan Akibat Tindakan Kekerasan Yang Menyebabkan Korban MD, Wakapolsek Mimika Timur Datangi TKP

banner 468x60

Mimika- Aksi Pemalangan yang terjadi di Jalan Poros Marpurujaya, Distrik Mimika Timur tepatnya di Kampung Pomako RT 2 dan perempatan Logpon, Distrik Mimika Timur yang dilakukan oleh Masyarakat Asli Suku Kamoro di Kampung Pomako yang menuntut penyelesaian pembayaran uang duka oleh Keluarga pelaku anggota TNI Kompi A 757/GV Timika dengan besaran 2 M, Kamis(24/8).

Sebelumnya kejadian berawal atas tindakan kekerasan dan pemukulan terhadap anak MK, Warga Kampung Pomako Cendrawasih pada (2/8) lalu. Akhirnya, Keluarga korban meminta tuntutan kepada Aparat Kompi Senapan A dan Pemerintah Daerah untuk pertanggungjawabannya.

Wakapolsek Mimika Timur Iptu Alex Soumalena  yang saat itu sedang berada di TKP mengatakan bahwa pihak Korban meminta denda atas apa yang telah dilakukan oleh Oknum TNI atas Anak MK ini.

“Kami sudah berusaha melakukan Negoisasi, namun pihak korban berisikeras dan tetap melakukan aksinya sampai denda tersebut dibayarkan,” Terangnya.

Lanjut disampaikan, kepada Masyarakat dan keluarga korban, kami turut berduka cita atas kejadian yang telah terjadi. Tidak bisa dipungkiri dan menyesalkan apa yang telah menimpa Almarhum, saat ini proses hukum tetap berjalan dan yang saat ini menjadi kendala adalah tuntutan uang duka.

Ia menuturkan bahwa Keluarga menuntut uang duka sebesar 2 Miliar. Namun, tuntutan tersebut belum terpenuhi. Sehingga pemalangan tersebut masih terus dilakukan oleh Keluarga Korban.

Wempi Kamisopa yang merupakan Perwakilan Keluarga dari Korban menyampaikan bahwa proses itu sudah dilakukan, dan hari ini adalah terakhir kesempatan yang pihaknya berikan sehingga tidak ada tawar menawar lagi. “Hari ini pembayaran uang duka sesuai tuntutan keluarga harus dipenuhi/dibayarkan, apabila tidak maka palang tidak akan dibuka,” Tegasnya.

Ditambahkan, pihaknya menyayangkan selama duka berjalan pihak pelaku tidak ada etikad baik datang untuk memberikan bantuan saat duka berjalan seperti beras, gula dan kopi untuk keluarga yang berduka.

Sampai pemalangan Jalan belum dibuka dan mengakibatkan aktifitas Lalu Lintas terhalang. Untuk kendaraan yang dari Kota Mimika ke Pelabuhan Pomako dapat melalui Jalan Logpon.

Humas Polda Papua