Hadirkan Rasa Aman, Tim Operasi Bina Kusuma Cartenz 2023 Melakukan Sambang Ke SMA Negeri 2 Mansoben 

Polres Supiori13 Dilihat
banner 468x60

Supiori – Demi mensejahterkan masyarakat serta memberikan rasa aman di wilayah hukum Polres Supiori, Tim Operasi Kepolisian Bina Kusuma Cartenz 2023 menyambangi SMA Negeri 2 Mansoben, Selasa (05/09).

Target dari Operasi Bina Kusuma Cartenz 2023 yaitu untuk menciptakan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif dari kejahatan premanisme.

Pada kesempatannya Iptu Rovetson Setty. SH, menghimbau kepada seluruh Pelajar bahwa tujuan kegiatan Operasi ini berupa pembinaan, penyuluhan dan penindakan. Kiranya setiap siswa – siswi di SMA Mansoben ini tidak melakukan sebuah kegiatan yang dapat merugikan diri Sendiri, tetaplah fokus pada bidang studi, taat pada orang tua bahkan dalam Keimanan, sehingga apa yang dicita-citakan bukan sekedar menjadi impian melainkan keberhasilan yang dapat membahagiakan orang tua.

“Sasaran dan Tujuan Operasi Bina Kusuma Cartenz 2023 difokuskan pada lokasi rawan kriminalitas ataupun rawan aksi premanisme. Kami juga berharap kepada siswa-siswi SMA Negeri 2 Mansoben ini tidak terjerumus bahkan masuk dalam sasaran dan target tersebut karena pastinya akan merugikan diri sendiri,” jelas Kasat Binmas.

Lanjutnya, dengan adanya giat sambang yang kami laksanakan di SMA Negeri 2 Mansoben ini, kami berharap kepada Kepala Sekolah serta Guru-Guru dapat terus menyemangti serta mendukung generasi muda kita karena tanpa kita siapa lagi yang dapat melihat serta memberikan dukungan dan semangat kepada mereka.

Kepala Selolah SMA Negeri 2 Mansoben Gerits Theo Kafiar, S.Pd, dalam kesempatannya mengucapkan terima kasih atas kunjungan yang dilaksanakan oleh Polres Supiori.

“selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Mansoben pastinya akan turut serta mendukung setiap Program Kepolisian bahkan akan mengajak serta mengimbau seluruh anak murid untuk bersama-sama menjaga Situasi Kamtibmas serta taat aturan demi terciptanya kenyamanan di Kabupaten Supiori,” tutupnya.

Humas Polda Papua