Dialog Interaktif di Jayapura Membahas Kesiapan Ops Lilin Polda Papua Jelang Natal dan Tahun Baru

banner 468x60

Jayapura – Bertempat di Stasiun LPP RRI Jayapura, telah dilaksanakan dialog interaktif yang membahas tentang kesiapan Operasi Lilin menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Kamis (14/12/2023). Dialog ini turut dihadiri oleh Kabag Bin Ops Polda Papua, Kompol Samuel D Tatiratu S.I.K, sebagai narasumber utama.

Kompol Samuel D Tatiratu S.I.K menjelaskan bahwa tujuan utama dari Operasi Lilin adalah untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas serta kenyamanan masyarakat saat perayaan Natal tahun 2023 dan persiapan menyambut tahun baru 2024.

“Fokusnya adalah meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran yang berpotensi menyebabkan gangguan di beberapa lokasi tertentu,” ucap Kompol Samuel.

Operasi ini, kata Kompol Samuel, ditujukan untuk mengamankan masyarakat yang merayakan Natal pada tanggal 24, 25, dan 26 Desember 2023, serta pada malam pergantian tahun dan tanggal 1 Januari 2024.

“Selain pengamanan dalam beribadah dan lalu lintas, upaya dilakukan di gereja, tempat perbelanjaan, pemukiman, pelabuhan, bandara, dan lokasi rekreasi lainnya,” tambahnya.

Dalam mengamankan barang-barang berpotensi meresahkan, Kompol Samuel menyebutkan bahwa minuman keras, senjata tajam, petasan, narkotika, dan bahan berbahaya lainnya, Operasi Lilin nantinya akan mengantisipasinya dengan melakukan razia.

“Razia juga melibatkan 29 Polres sebagai objek pelaksanaan, termasuk kolaborasi dengan Dishub, Binamarga, dan pihak TNI,” lanjutnya.

Operasi ini berlangsung selama 12 hari, mulai tanggal 22 Desember 2023 hingga 3 Januari 2024. Fokusnya adalah memperlancar arus lalu lintas, terutama pada malam pergantian tahun yang sering menjadi titik rawan kecelakaan. Untuk mempersiapkan diri, dirinya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat terlebih para pengendara kendaraan roda dua untuk menggunakan helm saat berkendara sendiri atau berboncengan, memastikan kesiapan kendaraan, termasuk lampu plat nomor agar identitas kendaraan terbaca dengan jelas.

Kompol Samuel menjelaskan bahwa kecelakaan lalu lintas bisa disebabkan oleh tiga faktor utama. “Pertama, human error atau kesalahan manusia, terutama yang disebabkan oleh konsumsi minuman beralkohol yang mengurangi kesadaran dan keseimbangan dalam berkendara. Kedua, perilaku tidak tertib dalam berkendara, khususnya dari kalangan pemuda yang sering kali terpengaruh euforia dan perilaku ugal-ugalan. Ketiga, kurangnya istirahat saat melakukan perjalanan panjang atau lelah setelah beribadah, yang dapat mengakibatkan kurangnya konsentrasi dan keselamatan dalam berkendara,” tandasnya.

Pesan penting yang disampaikan adalah pentingnya kesadaran dan kehati-hatian saat berkendara, terutama pada momen-momen penting seperti perayaan Natal dan Tahun Baru. Hal ini menjadi langkah preventif untuk memastikan keselamatan bersama dalam merayakan momen-momen berharga tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *