Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Pria Dianiaya Usai Tikam 4 Orang

banner 468x60

Wamena-Terjadi Kasus Penganiayaan yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan dua orang lainnya luka-luka yang diduga dilakukan oleh seorang pria yang mengalami ODGJ di Kampung Musaima, Distrik Hubikiak, Jumat (05/01) pagi.

Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus penganiayaan yang diduga dilakukan ODGJ berinisial MW (40) di Kampung Musaima yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka-luka akibat senjata tajam

Kapolres menjelaskan bahwa kejadian berawal saat masyarakat dari Kabupaten Lanny Jaya berkumpul di Kampung Musaima pasca kejadian masyarakat Walak dan Lanny Jaya. Kemudian tiba-tiba pelaku datang dengan membawa senjata tajam langsung melakukan penikaman terhadap keempat korban dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

“Melihat kejadian tersebut para pemuda tidak terima selanjutnya melakukan penganiayaan terhadap pelaku yang mengakibatkan pelaku pembunuhan juga mengalami luka bacok pada tangan sebelah kiri dan mengalami luka tikam pada punggung bagian kanan akibat benda tajam,” ungkap Kapolres.

Kapolres menambahkan untuk para korban dan pelaku sudah dilarikan ke RSUD Wamena untuk mendapatkan perawatan medis dan terkait masalah ini tidak ada hubungannya dengan kasus pertikaian antara masyarakat Walak dan Lanny Jaya karena pelaku dan korban sama-sama orang Lanny Jaya.

“Pihak keluarga korban juga telah menyampaikan bahwa pelaku sedang mengalami gangguan jiwa. Jadi kami mengharapkan masyarakat tidak ada yang terprovokasi dengan isu yang beredar karena masalah ini tidak ada sangkut pautnya dengan kejadian kemarin,” pungkasnya.

Kasus ini telah ditangani oleh Polres Jayawijaya dimana pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa dua buah senjata tajam yang digunakan untuk melakukan penganiayaan. Selain itu para saksi juga akan dimintai keterangan terkait kasus ini.

Humas Polda Papua