Kasat Narkoba Polresta Ajak Forum Komunitas Jayapura Cegah Peredaran Narkoba dan Miras Ilegal

banner 468x60

Jayapura Kota – Dalam Kopdar bersama Forum Komunitas Jayapura (FKJ) di Rumah Bakau Hamadi (Minggu 14/1), Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota AKP Irene Aronggear, S.H mengharapkan dukungan seluruh Komunitas yang tergabung dalam FKJ untuk mencegah peredaran narkoba di Kota Jayapura.

AKP Irene mengatakan, peran semua pihak dalam melakukan pencegahan terhadap narkoba sangatlah penting, karena narkoba bisa ada dimanapun dan pada usia berapapun itu.

Untuk pengguna Lem Aibon kata AKP Irene, hal tersebut merupakan tanggung jawab kita semua namun terlebih khusus ada pada Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Sosial, Polri hanya mengawal didalamnya. “Karena sejauh ini belum ada Undang-undang yang mengatur tentang Lem Aibon, sedangkan Polri bekerja berdasarkan Undang-undang atau aturan,” ucapnya.

Ia pun menuturkan, semasa dirinya menjabat sebagai Kanit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) pernah lakukan kerja sama dengan P2TP2A dan hal tersebut berjalan kepada mereka para pengguna Lem Aibon.

“Mereka adalah korban, ada yang broken home, ada yang hadirnya tidak diharapkan atau hadir ditengah-tengah keluarga atau rumah tangga yang tidak jelas, sehingga mereka membentuk suatu komunitas,” ungkap AKP Irene.

Terkait peredaran miras secara ilegal, pihaknya intens melakukan razia dan sudah banyak yang terjaring, namun para pelakunya selalu bermunculan karena penjualannya menjanjikan keuntungan yang luar biasa atau secara tidak langsung merupakan cara cepat dan gampang untuk menghasilkan uang.

“Untuk itu, rekan-rekan yang hadir disini yang kami ketahui berasal dari berbagai komunitas, kami butuh dukungannya untuk dapat menginformasikan bila mengetahui adanya peredaran narkoba atau miras secara ilegal,” imbau AKP Irene.

Ia menambahkan, bagaimana pun caranya, semua pihak harus terlibat untuk menekan peredaran narkoba dan miras secara ilegal, agar dapat meminimalisir terjadinya tindak pidana.

“Narkoba dan Miras itu tidak menjamin masa depan, jabatan atau kesuksesan, kalau penyakit itu pasti, sayangi keluarga dan masa depan anda dan orang-orang disekitar anda,” pungkas AKP Irene.

Humas Polda Papua