Cooling System dan Cegah Penggunaan Knalpot Brong, Dit Lantas Polda Papua Lakukan Razia Gabungan

banner 468x60

Jayapura – Direktorat Lalu Lintas Polda Papua melakukan razia gabungan yang bekerjasama dengan TNI, Jasa Raharja dan Bapenda bertempat di halaman Papua Trade Center (PTC) Entrop Jayapura Selatan, Rabu (17/01/2024).

Kegiatan ini bertujuan sebagai cooling system menjelang Pemilu 2024 melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam upaya penertiban Pengguna jalan raya khususnya kendaraan bermotor

Dir Lantas Polda Papua Kombes Pol. Abrianto Pardede, S.H., S.I.K., M.H yang saat itu hadir mengatakan pihaknya selaku petugas yang bekerja berdasarkan undang-undang akan terus melakukan hal ini guna menciptakan situasi yang kondusif menjelang pesta rakyat yang akan datang.

“Sasaran utama kegiatan KRYD kali ini adalah pelanggar yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan gangguan Kamtibmas selama tahapan pemilu,” ucap Dir Lantas Polda Papua.

“Pelanggaran yang ditindak meliputi penggunaan knalpot brong, tidak menggunakan helm, dan pelanggaran lalu lintas lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kabag Bin Ops Dit Lantas Polda Papua, AKBP Samuel Tatiratu S.I.K, menyampaikan memasuki masa kampanye kerap kali terjadi perbedaan pandangan yang mengakibatkan rawan konflik.

“Kami mencegah sejak dini guna menghindari gesekan-gesekan konflik antar pendukung salah satunya dengan melarang dan juga meniadakan penggunaan knalpot brong pada kendaraan yang dapat mengganggu pengguna jalan lainnya,” ucap Kabag Bin Ops.

Lebih lanjut, Kabag Bin Ops mengatakan apabila terdapat kendaraan yang menggunakan knalpot brong, pihaknya akan menyita dengan cara membuka pada saat itu juga dan pelanggar diminta mengambil knalpot standarnya.

“Ketika ditanyakan surat-surat kendaraannya dan pelanggar bisa menunjukan sesuai dengan kendaraan miliknya, maka kami tidak melakukan penilangan hanya menyita knalpot brong milik pengendara itu,” ungkapnya.

Dalam hasil kegiatan tersebut, sebanyak 139 unit kendaraan berhasil terjaring, dan 113 di antaranya mendapatkan tilang. Selain itu, terdapat 23 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong berhasil diamankan.

“Kami menghimbau masyarakat untuk bekerja sama dalam menciptakan situasi kampanye pemilu yang aman dan damai pada 2024. Kesadaran bersama dalam berlalu lintas diharapkan dapat menciptakan keamanan dan ketertiban di jalan raya dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan tahapan pemilu 2024,” imbuhnya.

Humas Polda Papua