Puncak Jaya — Dua personel Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Briptu Eroza Feryan Perdana dan Bripda Rafly Abdullah, melaksanakan kegiatan humanis kepada anak-anak di Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, pada Kamis (1/5/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, khususnya anak-anak, melalui pendekatan persuasif dan penuh kehangatan.
Dalam kesempatan itu, personel membagikan makanan ringan, alat tulis, serta mainan sederhana kepada anak-anak yang tampak antusias dan gembira. Mereka juga mengajak anak-anak bermain dan belajar bersama, menciptakan suasana yang hangat dan penuh tawa.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, yang dalam kesempatan tersebut didampingi oleh Wakaops Damai Cartenz 2025 Kombes. Pol. Adarma Sinaga, menggarisbawahi betapa pentingnya kegiatan humanis ini bagi kohesi sosial dan kestabilan di wilayah. “Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa aparat hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membawa pesan damai dan kepedulian untuk masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.
Kombes Pol. Adarma Sinaga memaparkan bahwa inisiatif serupa akan terus mereka perluas untuk memperkuat sinergi TNI-Polri dan anak-anak Papua, serta masyarakat Papua secara luas. “Kami ingin membangun kepercayaan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus, agar mereka merasa aman dan diperhatikan,” ungkapnya.
Saat itulah, Kasatgas Humas Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, berkenan memaparkan visi layanan humas yang mereka emban. “Kegiatan humanis seperti ini adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, mengedepankan pendekatan persuasif, dan menumbuhkan rasa saling percaya,” ujar Kasatgas Humas.
Respons positif berasal dari masyarakat setempat. Hadiah dan kehangatan yang dibagikan personel Satgas diterima dengan tawa riang para anak-anak, dan kemurahan hati ini tidak lepas dari penghargaan para orang tua yang hadir. Sesudah semarak pembagian bingkisan, acara diakhiri dengan sesi foto yang mengesankan, menyimpan kenangan indah dan mengukir harapan akan terjalinnya kedamaian abadi di Papua.