Tolikara, Papua Pegunungan – Sebanyak 8 (delapan) personel Bintara Remaja penempatan Polres Tolikara mengikuti tradisi penerimaan dan mandi kembang sebagai rangkaian awal pengabdian di Polres Tolikara, Rabu malam (04/02/2026), bertempat di Mako Polres Tolikara.
Kegiatan tradisi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw, S.H., M.H. dan didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Tolikara Ibu Erni Roberth Hitipeuw, serta dihadiri oleh pejabat utama Polres Tolikara, personel Polres, dan Bhayangkari.
Tradisi mandi kembang ini merupakan simbol penyucian diri, pembentukan mental, serta kesiapan personel dalam mengemban tugas sebagai anggota Polri di wilayah hukum Polres Tolikara. Prosesi dilaksanakan dengan penuh khidmat, diawali dengan pengarahan pimpinan, kemudian dilanjutkan dengan penyiraman air kembang kepada para Bintara Remaja sebagai tanda resmi diterimanya mereka menjadi bagian dari keluarga besar Polres Tolikara.
Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw, S.H., M.H. dalam keterangannya menyampaikan bahwa tradisi penerimaan Bintara Remaja merupakan bagian dari pembinaan personel guna membentuk karakter, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab sejak awal penugasan.
“Tradisi ini bukan sekadar seremonial, namun memiliki makna sebagai bentuk kesiapan mental dan komitmen personel Bintara Remaja dalam menjalankan tugas kepolisian di Kabupaten Tolikara. Saya berharap para Bintara Remaja dapat cepat beradaptasi, menjaga sikap, serta melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab,” ujar Kapolres.
Kapolres juga menekankan pentingnya peran Bhayangkari dalam memberikan dukungan moril kepada personel Polri, sehingga kehadiran Ketua Bhayangkari dalam kegiatan tersebut menjadi wujud kebersamaan dan soliditas keluarga besar Polres Tolikara.
Dengan dilaksanakannya tradisi ini, diharapkan para Bintara Remaja Polres Tolikara mampu melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan berintegritas, serta turut berperan aktif dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tolikara.
Penulis : Adiyat