Tribratanews.papua.polri.go.id Jayapura – ASN Pemerintah Kota Jayapura, TNI, Polri, BUMN, BUMD, Mahasiswa dan Masyarakat Kota Jayapura melaksanakan Apel Kerja Bhakti Bersama dalam rangka pemulihan kebersihan dan keindahan Kota Jayapura bertempat di Taman Yos Sudarso Imbi Jayapura, Senin (2/09/2019).

Apel dipimpin oleh Pasi Ops Kodim 1701 Jayapura Kapten Inf. Supriyadi dan Pembina Apel Walikota Jayapura Dr. Drs Benhur Tommy Mano, MM yang dihadiri oleh Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, SH, S.IK, Dandim 1701 Jayapura Letkol Inf Yohanes Parinussa, Wakil Walikota Jayapura Ir. Rustam Saru, MM, Sekda Kota Jayapura Frans Pikey, Asisten II Setda Kota Jayapura Drs. Nurjainudin Konu, M. KP, Danramil Jayapura Utara Kapten Sostenes GP, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Dr. Fachruddin Pasolo, M.Si serta diikuti kurang lebih 800 orang.

Walikota Jayapura Dr. Drs Benhur Tommy Mano, MM dalam kesempatannya mengatakan Muspida Kota Jayapura mengutuk keras aksi demo dengan anarkis di Kota Jayapura yang mengakibatkan Kantor Pemerintahan, BUMN, BUMD dan Swasta di lempari dan dijarah.

“Saya minta yang namanya Paguyuban Nusantara tidak boleh melakukan aksi Unjuk Rasa di Kota Jayapura karena saya mau Kota Jayapura ini tetap aman dan damai. Mari kita bangkit dengan semangat membangun Kota Jayapura, saya meminta semua Ketua Paguyuban/ Kerukunan dan para kepala suku/ondoafi agar menenangkan masyarakatnya dengan baik,” tutur Walikota.

Kapolres Jayapura Kota dalam kesempatannya mengatakan bahwa semua lokasi titik di Kota Jayapura semua dalam keadaan aman karena sudah diduduki Aparat keamanan, untuk Masyarakat Kota Jayapura dan kepada semua yang hadir pada hari ini akan melaksanakan kebersihan Kota Jayapura karena tempat ini merupakan rumah semua masyarakat.

“Massa anarkis yang kemarin diangkut dengan kendaraan TNI-Polri itu bukan berarti Aparat Keamanan membela mereka, tetapi Aparat Keamanan mencegah untuk menghindari bentrok/konflik horisontal. Kepada seluruh RT dan RW untuk mengaktifkan seluruh Pos – Pos Kamling di Kota Jayapura dan saya minta kepada Bapak Kapolres untuk menangkap para pelaku aksi anarkis dan proses sesuai hukum yang berlaku. Kita tidak melarang orang demo, tetapi yang kita mau demo yang damai bukan demo yang berakhir anarkis,” kata Kapolres.

Untuk itu, lanjut Kapolres, masyarakt harus bangkit dan semangat membangun Kota Jayapura, jangan takut pasca kejadian kemarin dan masyarakat harus bersama-sama memulihkan perekonomian di Kota Jayapura ini.

“Saya harapkan kepada kita semua untuk tidak percaya dengan isu-isu penyerangan yang sangat meresahkan masyarakat Kota Jayapura dan untuk masyarakat Kota Jayapura agar kembali ke rumah masing-masing jangan lagi ada yang tinggal di tempat pengungsian,” tutur AKBP Gustav.

Usai pelaksanaaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pembersihan di 17 lokasi berbeda, yaitu Taman Imbi Jayapura, Depan Bank Indonesia, Depan RS. Provita, Taman KB, Depan Kantor Jasa Raharja, Samping GOR Cenderawasih Jayapura, Depan Polda Papua, Depan Gereja Pengharapan, Depan DPR Papua, Depan Kantor Pos, Depan Terminal Jayapura, Depan Restoran B-One, Depan Pelabuhan Laut Jayapura, Depan Polsek KP3 Laut Jayapura, Depan Bank Papua, Depan SIP Jayapura serta Depan Toko Medan Jaya dan Hotel Dafonsoro.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here