Tribratanews.papua.polri.go.id, Jayapura – Dalam rangka menjaga kamtibmas di Tanah Papua, TNI-Polri bersama masyarakat menggelar Kegiatan Bakar Batu di samping lapangan bola jalan Hawai Sentani, Kamis (5/09/2019).

Kegiatan ini dihadiri olehAs Ops Kapolri Irjen Pol Drs. Martuani Sormin, Analis Kebijakan Utama Bidang Sespimti Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Paulus Waterpauw, Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Herman Asaribab, Bupati Kab. Jayapura Mathius Awoituw SE., M.Si., Wakil Buapati Kabupaten Jayapura Giri Wijayanto, Kapolres Jayapura AKBP VIctor Dean Mackbon, SH.,S.IK,.MH,.M. Si., Dandim 1701 Jayapura Letkol Inf. Johanis Parinussa, Danrem 172/PWY Kolonel Inf. J Binsar Parluhutan Sianipar Panjaitan, Kepala Basarnas Kabupaten Jayapura Putu Arga Sujarwadi.SH.MM, Asisten satu bidang pemerintahan Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri, Para pejabat Jajaran TNI-Polri, Ketua Paguyuban Nusantara yang di wakili oleh ketua KKSS Haji Karim, Ketua Lapoga Prov. Papua Agus Rawa Kogoya, Ketua Lapago Kab. Jayapura Nius Jikwa serta kurang lebih 24 orang yang terdiri dari Ketua Adat se-Tanah Tabi dan Ketua Paguyuban se-Jayapura.

Bupati Kab. Jayapura Mathius Awoituw SE., M.Si dalam sambutannya mengatakan, Apa yang dilakukan saat ini merupakan suatu persaudaraan yang besar sebagai anak -anak Tuhan. Kasih menebus perbedaan yang dimiliki.

“Tiga tahun yang lalu kita sudah canangkan Kab. Jayapura sebagai Zona Integritas dan sampai hari ini kita bisa merawat sebagai satu kekeluargaan dan ini adalah hasil kerja kita semua dan TNI-Polri. Untuk semua masyarakat Kab. Jayapura, mari kita jaga kedamaian dan jaga keamanan untuk hidup bersama – sama,” kata Bupati Jayapura.

Ketua Lapago Provinsi Papua Agus Rawa Kogoya menyampaikan, semua tokoh adat yang ada di sini, tokoh perempuan, mari berdiri sama-sama disini. Lima wilayah adat yang berdomisili di Kab. Jayapura meminta perdamaian serta tidak mau ada situasi darurat dan tidak menginginkan adanya demo.

Ketua Paguyuban Nusantara Haji Karim menyampaikan, mari bergandeng tangan untuk sama-sama membangun Papua, sebagaimana zona yang dibangun Kab. Jayapura adalah lintas tempat semua perantau dating dan diharapkan kegiatan seperti ini terus dilakukan untuk mewujudkan Zona Integritas.

Sementara itu, As Ops Kapolri Irjen Pol Drs. Martuani Sormin, menyampaikan, sebagaimana dalam Alkitab dikatakan sebelum matahari tenggelam harus saling memaafkan, untuk itu marilah saling memaafkan, mengampuni dan mengasihi.

“Marilah kita menjadi Anak Papua yang hebat. Banyak Anak Papua yang menjabat, berarti orang Papua itu hebat. Air mata kita belum kering dengan banjir bandang Sentani, bakar batu ini dilaksanakan untuk merajut masyarakat baik Papua maupun Pendatang untuk menjalin kebersamaan dan mudah-mudahan akan ada pertemuan lanjut untuk apa yang harus dilakukan pemerintah dan masyarakat kedepannya untuk kebersamaan kita semua,” pungkas Irjen Pol. Martuani Sormin.

Analis Kebijakan Utama Bidang Sespimti Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, semua pihak hanya ingin aman dan damai, coba bayangkan keadaan seperti kemarin semua orang ketakutan.

“Kita harus bisa saling melengkapi dan mengerti untuk mencapai rasa damai dan rasa aman yang adalah hal yang utama. Berikan nasehat kepada anak-anak kita untuk sekolah dan belajar, sehingga kita dapat membangun Papua,” pungkas Irjen Pol. Paulus Waterpauw.

(hum/re)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here