Tribratanews.papua.polri.go.id – Nabire, Satuan Reserse Kriminal Polres Nabire menyerahkan Tersangka kasus Penganiayaan yang mengakibatkan seseorang Meninggal Dunia sebagaimana dimaksud dalam Kesatu Primair Pasal 338 KUHP, Subsidair Pasal 351 ayat (3) atau Kedua pasal 365 ayat (3) KUHPidana, karena berkas perkaranya telah dinyatakan lengkap (P.21) oleh Kepala Kejaksaan Negeri Nabire, Rabu (14/08/19) siang.

Penyerahan tersangka dan barang bukti  dipimpin oleh Bripka Inti Sili bersama 3 personil Sat Reskrim Polres Nabire yang dilakukan di kantor Kejaksaan Negeri Nabire dan diterima oleh Jaksa Penuntut Umum Arnes Tomasila, S.H.

Hal ini dikatakan Kapolres Nabire melalui Kasat Reskrim AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan, SIK melalui pesan singkatnya.

“Tersangka berinisial YY (18) Pelajar yang tega melakukan pembunuhan terhadap P (30) Tukang Ojek, pada tanggal 30 Maret 2019, di Pantai Wisata Gedo Baru, Kampung Sanoba Bawah, Kelurahan Siriwini, Kabupaten Nabire,” kata Kasat Reskrim AKP Dionisius.

Ketika itu pukul 20.00 wit, tersangka YY menghentikan korban P yang saat itu sedang ojek dan meminta untuk mengantar tersangka ke Samabusa.

“Kemudian tersangka YY meminta korban untuk berbelok ke jalan Frans Kaisepo untuk menuju ke pantai wisata Gedo baru karena telah timbul niat / keinginan tersangka untuk menghabisi korban P,” ucap Kasat Reskrim.

“Tersangka YY meminta korban P untuk masuk disebuah jalan setapak yang mengarah pantai, kemudian tersangka menusuk korban dengan menggunakan pisau yang dipegang dengan tangan kiri 1 kali yang mengenai bagian pinggang kiri korban,” tambah Kasat Reskrim.

Tersangka dan korban terjatuh dari motor yang di kendarai korban, kemudian Tersangka kembali menusuk korban menggunakan pisau yang masih di pegang dengan tangan kirinya.

“Tersangka menusuk korban yang saat itu terjatuh dengan posisi terlentang di dada bagian kanan 1 kali. Tersangka hendak menusuk kembali dibagian dada kanan namun korban menangkis dengan cara memegang pisau dengan menggunakan tangan kirinya,” ungkap Kasat Reskrim.

“Karena merasa tidak puas denfan tusukan 1 kali tersebut, tersangka kembali menusuk korban di bagian perut sebanyak 4 kali sampai korban P tidak bergerak lagi, yang saat itu korban dengan posisi terlentang,” terang Kasat Reskrim.

Kemudian tersangka membuang pisau disekitar tempat kejadian kemudian tersangka mengambil sepeda motor milik korban, setelah itu tersangka melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor milik korban.

“Dengan kejadian tersebut, tersangka YY dipersangkakan melakukan tindak pidana Penganiayaan yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia sebagaimana diatur dalam Kesatu Primair pasal 338 KUHP, Subsidair Pasal 351 ayat (3) KUHP atau Kedua Pasal 365 ayat (3) KUHPidana, maka diancam dengan pidana penjara paling lama Lima Belas tahun,” ujar Kasat Reskrim AKP Dion.

Tersangka melakukan peganiayaan mengakibatkan seseorang meninggal tersebut tersangka dalam keadaan terpengaruh minuman keras (Mabuk).

Barang bukti yang diamankan dan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Nabire, 1 buah HP merk NEXCOM warna hitam-Orange, 1 buah SIM C an. Korban, 1 buah STNK DS 4583 KI an.YULI, 1 unit SPM mrk Honda Supra X DS 4683 KI warna hitam-merah, 1 buah celana dalam warna ungu, 1 buah sebo warna loreng, 1  buah ikat pinggang warna hitam merk EG, 1 buah tas pinggang merk Diesel warna hitam, 1 biah kaos lengan panjang warna biru, 1 buah celana pendek levis warna hitam, 1 pasang sandal merk Orgardo warna hitam, 1 lembar mantel celana panjang warna biru, 1 lembar mantel baju warna biru, 1 lembar switer lengan panjang warna motif bergaris ungu, hijau, abu-abu, merk Dunkrush, 1 buah ikat punggang warna hitam, 1 buah helm warna kuning, 1 buah sangkur merk columbia, gagang terbuat dari kayu, dan panjang 30 Cm dan 1 pasang sepatu merk Adidas warna biru.

Penulis                 : Efer Lamba

Editor/Publish     : Marthen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here