Polda Papua Tengah — Polres Mimika Bhabinkamtibmas Kampung Hangaitji menerima laporan dari masyarakat terkait rencana penyelesaian permasalahan adat yang terjadi pada tahun 2024. Kegiatan tersebut berlangsung dan bertempat di Jalan Celebes, Kampung Hangaitji, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika. Selasa, (27/01/26).
Bhabinkamtibmas Kampung Hangaitji, Brigpol Nixon Mehue, S.H., menerima informasi awal melalui sambungan telepon dari salah satu tokoh pemuda setempat, Saudara Nopio Wandagau, yang menyampaikan adanya rencana penyelesaian masalah masyarakat dan berharap pihak keamanan dapat melakukan pengawalan guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Bhabinkamtibmas segera menuju lokasi di Jalan Celebes dan bertemu langsung dengan Saudara Nopio Wandagau. Dalam pertemuan tersebut, Saudara Nopio menjelaskan bahwa pada hari tersebut direncanakan penyelesaian masalah dan pembayaran kepala atas peristiwa yang terjadi pada tahun 2024, yakni meninggalnya istri dari Bapak Yonius Wandagau yang berasal dari suku Moni, marga Sanni.
Ia juga menjelaskan bahwa pihak keluarga telah melakukan tradisi wawa (pengumpulan uang) sebagai bagian dari proses pembayaran kepala, serta keluarga pihak perempuan direncanakan akan datang dari Nabire. Oleh karena itu, pihak keluarga berharap kehadiran aparat keamanan untuk memantau jalannya proses penyelesaian agar tidak terjadi konflik dari kedua belah pihak.
Mendengar hal tersebut, Bhabinkamtibmas Kampung Hangaitji menyampaikan kesiapan untuk menjaga dan memantau situasi kamtibmas selama proses penyelesaian masalah berlangsung, serta menegaskan komitmen Polri dalam mendukung penyelesaian masalah secara aman, damai, dan tertib.
Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, serta menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan demi terciptanya situasi yang kondusif di wilayah Kampung Hangaitji.
Kegiatan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam mendukung penyelesaian permasalahan sosial dan adat secara damai.