“Cerdas Bersama, Tumbuh Bersama”: Wakapolres Mimika Dukung Pembukaan Sekolah Rakyat dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

banner 728x250

Timika — Wakapolres Mimika, Kompol Junan Plitomo, S.Sos., M.H., menghadiri kegiatan Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Kabupaten Mimika sekaligus pelaksanaan Pengecekan Kesehatan Gratis yang berlangsung di Rusun ASN Jalan Poros SP5, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Kegiatan bertema “Cerdas Bersama, Tumbuh Bersama” ini dibuka secara resmi oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.Si., dan diikuti sekitar 100 siswa Sekolah Rakyat, para orang tua siswa, serta masyarakat setempat yang turut antusias mendukung program pendidikan berbasis inklusi sosial ini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Mimika Emmanuel Kemong, S.Pd., Pj. Sekda Mimika Dr. Petrus Yumte, S.H., M.Si., Kadis Sosial Mimika Devota Maria Leusubun, S.H., M.H., Anggota DPRD Mimika Herman Gafur, serta unsur TNI–Polri, Brimob, Lanud YKU, Satrad 243/TMI, dan Lanal Timika.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mimika menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan implementasi kebijakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2024 tentang Asta Cita.

“Program ini bertujuan memberikan akses pendidikan berkualitas berbasis asrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus menjadi langkah nyata pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan dan membuka peluang masa depan yang lebih baik,”ungkap Devota Maria Leusubun, S.H., M.H.,

Lanjut dikatakannya, saat ini, Sekolah Rakyat Mimika menampung 100 siswa, terdiri atas 50 siswa SMP dan 50 siswa SMA yang berasal dari berbagai distrik di Kabupaten Mimika, dengan prioritas bagi anak-anak dari suku Amungme, Kamoro, dan masyarakat rentan secara ekonomi.

Mewakili Menteri Sosial RI, Kepala Balai Besar Sentra Mimika, Jhon Mampioper, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program strategis nasional ini.

“Timika menjadi daerah terakhir yang membuka MPLS Sekolah Rakyat. Ini bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam melaksanakan program Asta Cita untuk memutus rantai kemiskinan. Kami juga menegaskan, tidak boleh ada kekerasan atau perundungan terhadap siswa maupun guru di lingkungan sekolah ini,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Mimika Johannes Rettob menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat menjadi tonggak penting dalam pembangunan sumber daya manusia Mimika.

“Pemerintah daerah berkomitmen menyiapkan sarana pendidikan yang layak bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mereka bisa belajar dan tumbuh bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah bersama Kementerian PUPR telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare di wilayah Iwaka untuk pembangunan kompleks Sekolah Rakyat permanen yang akan dilengkapi dengan asrama, ruang belajar, fasilitas olahraga, dan sarana penunjang lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Mimika Kompol Junan Plitomo menyampaikan dukungannya terhadap program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Pendidikan adalah fondasi utama membangun masa depan bangsa. Polri mendukung penuh program seperti Sekolah Rakyat ini, yang tidak hanya mencerdaskan anak-anak, tetapi juga menumbuhkan semangat disiplin dan cinta tanah air sejak dini,” ujarnya.

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
banner 728x250