Kota Jayapura – Komandan Satuan Brimob Polda Papua, KBP John H.S. Sitanggang, S.I.K., M.Han, memimpin langsung pengamanan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kota Jayapura pada Kamis, 15 Agustus 2024. Aksi unjuk rasa ini berlangsung serempak di beberapa kabupaten di Provinsi Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah.
Sebelum menuju tempat kejadian perkara (TKP), Dansat Brimob Polda Papua memberikan arahan kepada personelnya untuk melaksanakan pengamanan dengan baik, menghindari tindakan yang dapat merugikan, dan mengutamakan pendekatan persuasif terhadap masyarakat yang berunjuk rasa. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara Danki, Danton, Kapolres, dan Kapolsek sebagai penanggung jawab di lapangan.
“Pesan saya kepada rekan-rekan yang akan melaksanakan pengamanan pada hari ini agar dapat melaksanakan tugas ini dengan baik. Hindari melakukan tindakan yang dapat merugikan kita sendiri. Lakukan pendekatan persuasif dengan masyarakat yang akan melaksanakan unjuk rasa. Silakan para Danki, Danton agar berkoordinasi dengan Kapolres maupun Kapolsek sebagai penanggung jawab di lapangan. Bila terpaksa kita harus mengambil tindakan kepolisian, laksanakan secara tegas dan terukur sesuai dengan SOP penindakan kita,” jelas KBP John H.S. Sitanggang.
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya akan terjun langsung ke lapangan bersama tim Den 45 Anti Anarkis untuk memastikan pengamanan berjalan sesuai rencana.
Dalam pengamanan tersebut, sempat terjadi kekacauan antara aparat keamanan dan massa aksi. Massa dibubarkan oleh pihak kepolisian karena mengganggu aktivitas masyarakat. Namun, situasi tersebut berhasil diredam dan dikendalikan oleh pihak kepolisian, sehingga keadaan kembali kondusif.
Dansat Brimob Polda Papua, didampingi Kabag Ops Satbrimob Polda Papua, AKP Abjan Jalal, S.H., dan Danyon A Pelopor, AKP Fredinan Pipa, juga terlihat membantu memperbaiki tempat jualan milik mama-mama yang dirusak oleh massa. Mereka bahkan membeli beberapa barang dagangan, seperti ikan, yang tidak bisa dijual akibat tempat tersebut dijadikan lokasi orasi oleh massa.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar wilayah hukum Kota Jayapura relatif aman dan terkendali.