Jayapura – Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si yang didampingi Kasat Reskrim AKP Henrikus Yossi Hendrata, SH., S.IK dan Kapolsek Sentani Kota AKP Lintong Simanjuntak, SH., MH melaksanakan press conference di awal tahun terkait kasus pencurian kendaraan bermotor.

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si saat diwawancarai mengatakan, semenjak 2019 angka kriminalitas terkait curanmor memang mendominasi, untuk itu kami diawal tahun 2020 ini sebagai awal yang baik dan bagus, masih semangat – semangatnya kami berupaya untuk menekan angka curanmor.

Lanjut AKBP Victor, ada 2 kasus curanmor diawal tahun ini yang kita tangani, pertama terkait yang terjadi di wilayah Sentani Kota dengan tersangka AW (21) dan yang kedua kasus penadahan motor hasil curian dengan tersangka YO (27).

“AW (21) ditangkap tim paniki Polsek Sentani Kota di Jalan Pasir Sentani hari rabu tanggal 08/01 (sore), dengan barang bukti 3 motor diantaranya Honda Beat warna hitam dengan korban Wahyu (52) warga KPR Griya depan Stadion Barnabas Youwe yang dilaporkan hilang 16 April 2018, motor honda revo warna hitam nomor JBC1E1863565 dan honda supra X warna hitam nomor mesin JB01E1094490,”kata Kapolres.

Lanjut Kapolres, Sedangkan tersangka YO (27) kami memanggilnya ke Polres untuk dimintai keterangan terkait motor Yamaha Vixion yang dibawa saudaranya ditahan saat tim elang dan tim cycloop Polres Jayapura melaksanakan hunting di jalan raya Hawai Sentani tanggal 11 Januari 2020 (malam), saat datang ke Polres dan dimintai keterangan tersangka YO (27) mengakui membeli motor tersebut dari salah seorang yang dikenalnya, untuk pelaku penjual motornya sudah kami kantongi identitasnya untuk dapat segera ditangkap.

Lagi, Kapolres mengakatan, terkait kejahatan curanmor ini tentunya beranatomi adanya suplai dan juga permintaan kita berupaya semaksimal mungkin dengan strategi apapun untuk menutup jalur – jalurnya, jadi selama awal tahun 2020 ini, tim kita melalui Tim Elang, Tim Cycloop dan Tim Paniki Polsek Sentani Kota berhasil menahan 13 motor, ada 2 unit juga yang kami tahan namun  karena laporan Polisinya masing-masing dibuat di wilayah Polres Jayapura Kota dan Kerom sehingga langsung kami serahkan.

“Tersangka AW (21) kami jerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara, sedangkan tersangka penadah berinisial YO (27) kami jerat dengan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,”ungkap Kapolres.

“Kita sudah membangun koordinasi dengan Polres Jayapura Kota dan juga Kerom, karena apa yang kita lihat dicuri di Sentani dijual ke wilayah polres tersebut dan juga sebaliknya, tentunya kita akan terus berupaya memerangi kejahatan terkait curanmor bagi warga masyarakat yang kehilangan motornya dapat melihat ataupun mengeceknya langsung ke Mapolsek Sentani kota, kantor Satuan Lalu Lintas Polres Jayapura dan Mapolres Jayapura,”tutup Kapolres Jayapura.

Penulis                 : Guntur

Editor/Publish     : Uriiep

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here