Polda Papua Tengah — Polres Mimika. Seorang personel Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Koops TNI Habema Yonif 712/WT, Praka Tri Wahyudi, berhasil dievakuasi dalam kondisi stabil ke Bandara Mozes Kilangin Timikap. Setelah sebelumnya mengalami luka tembak di bagian perut bawah saat terjadi kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Intan Jaya, Papua Tengah. Senin (13/10/2025).
Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, menjelaskan evakuasi dilakukan menggunakan pesawat Smart Cakrawala Aviasi tipe C208B/PK-SNE yang diterbangkan oleh Capt. Riki Rikzoil dari Bandara Bilorai Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, dan mendarat di Bandara Mozes Kilangin Timika pada pukul 08.15 WIT.
Korban luka tembak, Praka Tri Wahyudi, merupakan prajurit organik Yonif 712/WT Dam XIII/Merdeka, yang saat ini sedang melaksanakan tugas di Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Koops TNI Habema sebagai Tabak SPG Timpur 2 di Titik Kontak Gamagai, Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya.
Sementara itu, Iptu Hempy Ona menyampaikan bahwa korban mengalami luka tembak tembus di bagian perut bawah hingga pantat akibat serangan tembakan dari KKB pimpinan Guspi Waker dan Apertinus Kobagau pada Minggu (12/10/2025) pukul 08.27 WIT.
Kondisi korban saat dievakuasi tetap stabil, Evakuasi dilakukan oleh dua tenaga medis TNI, yakni Kapten Ckm Adi Kurniawan dan Letda Ckm Sahrul Balise, di bawah koordinasi Dansatgas Kes Koops TNI Habema Kolonel Ckm Ujang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat TNI , serta personel Polsek Kawasan Bandara Mozes Kilangin yang melakukan pengamanan area.
Setibanya di Bandara Mozes Kilangin, korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Tk. IV Timika Kesdam XVII/Cenderawasih untuk menjalani perawatan intensif lanjutan.
Hingga laporan ini diterima, situasi di Bandara Mozes Kilangin maupun selama proses evakuasi berlangsung aman dan kondusif.”ujar Hempy