Jayapura – Bertempat di Aula Rastra Samara Polda Papua, telah dilaksanakan pembukaan kegiatan Penyusunan Laporan Keuangan T.A 2019 (UNAUDITED) oleh Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw, Selasa(21/01).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Drs. Yakobus Marjuki, Kepala kanwil ditjen perbendaharaan Negara Provinsi Papua, Kepala Kanwil Ditjen Kekayaan Negara Prov. Papua, Kepala Kanwil Ditjen Pajak Prov. Papua dan Maluku, Pimpinan Wilayah Bank Indonesia Prov. Papua, Pimpinan wilayah Bank Bri Prov. Papua, Pimpinan wilayah Bank Bni Prov. Papua,Pimpinan wilayah Bank Mandiri Prov. Papua, Kepala KPPN Jayapura, Pimpinan cabang BRI Jayapura, Para Pejabat Utama Polda Papua, Kapolres Jajaran Polda Papua.

Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini mengambil tema ”Sinergitas Fungsi Keuangan dan Logistik Pertahankan Opini WTP Guna Terwujudnya Polri Yang Promoter”. Tema ini dinilainya cukup baik, dimana menunjukkan suatu semangat bersinergi antar fungsi keuangan dan logistik dalam upaya mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas penilaian laporan pertanggungjawaban Keuangan Ta. 2019. karena dalam penyusunan laporan keuangan harus terjadi sinkronisasi antara data pada aplikasi saiba dan Simak BMN.

“Menggunakan Aplikasi Saiba yang berada pada fungsi keuangan dan Simak BMN pada fungsi logistik, dengan demikian harapan untuk mencapai output opini wajar tanpa pengecualian atas penilaian laporan pertanggungjawaban keuangan dan outcomenya  yaitu kinerja Polri yang promoter, tentunya dapat tercapai,” ucap Kapolda.

Sebelum acara pembukaan, panitia telah melaksaksanakan acara diskusi panel yang dipimpin oleh bapak Wakapolda Papua dengan narasumber kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan, Kepala Kanwil Ditjen Kekayaan Negara dan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Provinsi Papua, Ka Kanwil DjPb telah menyampaikan materi langkah-langkah persiapan penyusunan laporan Keuangan Ta 2019. Kemudian, Ka Kanwil DJKN diperkenankan menyampaikan materi tentang transaksi penyesuaian persediaan dan peningkatan pengelolaan aset Simak BMN, sedangkan kapala BPK RI perwakilan Provinsi Papua menyampaikan materi tentang langkah-langkah pengelolaan keuangan negara guna mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian.

Lanjut dikatakannya, Kapolda menambahkan bahwa penyampaian materi-materi tersebut sangat penting, oleh karena itu perlu dipahami dan dipedomani terutama oleh para kasatker dalam mengelola anggaran negara sehingga tidak terjadi penyimpangan dan penyalahgunaan wewenangan. Dengan diadakannya diskusi diharapkan akan terwujud komunisasi dan koordinasi serta bersinergi dalam pelaksanaan tugas. kami mengahaturkan terimakasih atas berkenannya Ka Kanwil Djpb, Ka Kanwil Djkn Dan Kepala Bpk Ri Perwakilan Provinsi Papua yang telah memberikan pembekalan kepada kami, semoga kerjasama yang baik hari ini dapat kita tingkatkan pada hari esok, lusa dan seterusnya.

“Sebagaimana kita maklumi bahwa keberadaan dan peranan fungsi keuangan pada institusi Kepolisian sangat strategis, karena merupakan salah satu indikator penting terhadap penilaian kinerja Kepolisian secara keseluruhan.  Prestasi bidang keuangan secara nasional cukup membanggakan dimana polri adalah salah satu lembaga pemerintah yang telah  memperoleh penilaian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dan memperoleh pin emas atas laporan keuangan 6 (enam) tahun berturut-turut. Di Polda Papua sendiri pada Ta. 2018 penyerapan anggaran mengalami peningakatan yaitu mencapai 99,99 %, meningkat 8,41% dibanding penyerapan anggaran Ta. 2017 sebesar 91,58 %. sedangkan penyerapan anggran per 31 Desember 2019 mencapai 100,45% meningkat 4,60% dibandingkan Ta. 2018. disamping itu, pada Ta. 2019 kinerja fungsi keuangan satker jajaran Polda Papua juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dimana terdapat beberapa satker yang memperoleh penghargaan atas penilaian berdasarkan Indikator Kinerja Pengelolaan Anggaran (IKPA) dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan dan KPPN wilayah masing-masing yaitu Biro Rena mendapat predikat terbaik ke tiga  dalam penyerapan anggaran, Polres Jayapura memperoleh peringkat ke-2 dan Polres Kepulauan Yapen peringkat ke-3 kategori pengelolaan anggaran terbesar dan terbaik di atas 50 miliyar. Polres Supiori mendapat penghargaan peringkat ke 2 kategori pengelolaan anggaran 25 sampai dengan 50 miliyar,” tutur Kapolda.

Kemudian pada semester I tahun 2019, satker yang memperoleh penghargaan sebanyak 7 satker, yaitu Polres Biak Numfor, Nabire, Paniai, Jayapura, Jayapura Kota, Merauke, dan Polres Waropen.  Saya berharap Satker-Satker yang telah memperoleh penghargaan tersebut minimal dapat mempertahankan, syukur-syukur bisa meningkatkan untuk lebih baik lagi pada tahun-tahun selanjutnya.

“Namun kalau kita lihat dari jumlah satker yang telah memperoleh penghargaan tersebut baru mencapai 8,30 % dari 48 satker pengelola anggaran.  artinya masih terdapat 44 satker yang perlu ditingkatkan kinerjanya. hal ini relevan dengan hasil wasrik rutin Itwasda Polda Papua Ta 2019, yang paling banyak temuan adalah bidang manajemen anggaran/keuangan. Demikian halnya, hasil supervisi dan asistensi yang dilakukan oleh Bidkeu Polda Papua, salah satu temuan yaitu masih kurangnya SDM pengemban fungsi keuangan baik secara kuantitas maupun kualitas sehingga produk kinerjanya belum optimal, oleh karena itu perlu dilakukan upaya-upaya pembinaan dan peningkatan kemampuan yang memadai,” lanjut Kapolda.

Kapolda Papua juga mengucapkan terimaksih kepada Kanwil Ditjen Perbendaharaan dan KPPN Jayapura yang telah bekerjasama dengan Bidkeu Polda Papua dalam peningkatan kinerja fungsi keuangan Satker Jajaran Polda Papua, yaitu dengan memberikan bimbingan dan pembekalan tehnis serta sertifikasi bendahara pengeluaran dan bendahara pengeluaran pembantu. Sehingga untuk tahun 2019 bensat dan bensat pembantu yang telah lulus sertifikasi mencapai 60 orang, dengan upaya ini diharapkan akan dapat menambah kualifikasi dan kompetensi SDM pengelola keuangan sehingga dapat meningkatkan kinerja Bidang Keuangan Polda Papua.

Berkait dengan Penyusunan Laporan Keuangan Ta 2019, Kapolda memberikan beberapa perhatian khusus yaitu, laksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, lakukan koordinasi dan kerjasama yang sinergis antara operator saiba selaku pengemban fungsi keuangan dan operator Simak BMN. Selaku pengemban fungsi logistik. kendala yang sering dijumpai dalam pelaksanaan rekonsiliasi dan penyusunan laporan keuangan adalah karena antara operator Saiba dan Simak BMN kurang koordinasi, tidak dilakukannya rekon internal satker secara rutin, dan kurang optimalnya Operator Simak BMN menginput data persediaan.

Kedua kepada para kasatker selaku KPA (kuasa pengguna anggaran) agar melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan serta realisasi anggaran tahun 2019. Pelajari kendala-kendala apa yang dihadapi dan temukan solusinya, sehingga dapat dijadikan tolak ukur penyelenggraan anggaran pada tahun ini 2020 dan seterusnya.

Ketiga tindak lanjuti temuan Wasrik rutin dari Itwasda Polda Papua maupun temuan Wasrik Itwasum Polri dan lakukan pembenahan terhadap kelemahan-kelemahan dalam pengelolaan keuangan negara khususnya dalam laporan pertanggungjawaban keuangan sehingga dapat tersaji secara wajar, rasional dan dapat dipertanggungjawabnkan secara formail maupun materil.

keempat dalam pengelolaan keuangan dan logistik, lakukan komunikasi dan koordniasi dengan pembina fungsi perencanaan, fungsi keuangan dan logistik serta fungsi pengawasan baik internal maupun eksternal, mintalah bimbingan, petunjuk dan arahan kepada pembina fungsi sesuai bidangnya masing-masing.

Kelima perhatikan aspek kesejahteraan dan karier para kaur/kasie keu, para operator saiba dan operator Simak BMN serta personel-personel pengelola anggaran lainnya, berikan reword bagi yang berprestasi sesuai bidangnya, hal ini untuk memberikan motivasi dalam peningkatan kinerja bidang keuangan dan Simak BMN. Karena meningkatnya kinerja Bidang Keuangan menjadi salah satu pendorong meningkatnya kinerja fungsi-fungsi Kepolisian lainnya dan berdampak terhadap pencapaian Out Put dan Out Come kinerja Kepolisian pada umumnya, baik dalam bidang pembinaan maupun pada bidang operasional.

Pada kesempatan yang baik itu juga Kapolda Papua menyampaikan terimakasih kepada pimpinan Wilayah BRI Provinsi Papua yang telah menghibahkan satu unit kendaraan roda 4 (mobil) Hiace untuk mendukung kegiatan operasional Polda Papua.

“Terima kasih kepada seluruh pimpinan Instansi Mitra Kerja Polda Papua yang telah hadir dan telah mendukung terseleggaranya acara ini, mudah-mudah kerja sama yang baik dapat kita tingkatkan terus pada masa mendatang. Sebelum mengakhiri sambutannya, Kapolda mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik, sehingga nantinya kegiatan Penyusunan Laporan Keuangan Polda Papua TA 2019 ini bisa berjalan dengan lancar sesuai rencana,” tutup Kapolda Papua.

 

(Humy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here