Tribratanews.papua.polri.go.id, Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw membuka  kegiatan kegiatan Police Go to Campus dengan tema “SDM Unggul Indonesia Maju, profesionalisme lalu lintas jalan maka terselenggara situasi kamseltibcarlantas”, bertempat di Auditorium Universitas Yapis Papua telah dilaksanakan, Kamis(24/10/19).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Papua Brigjen Pol Drs. Yakobus Marjuki, Pejabat Utama Polda Papua, Wakil Rektor 1 Uniyap Papua Abdul Rasyid, perwakilan Bappeda Papua, perwakilan Bank BRI, perwakilan Dishub Prov. Papua, PT. Hajrat Abadi, perwakilan Kombos Toyota, dan Mahasiswa-mahasiswi Universitas Yapis Papua kurang lebih 450 orang.

Kegiatan diawali dengan sambutan Wakil Rektor 1 Abdul Rasyid yang menagatakan bahwa menjadi suatu kehormatan bagi Uniyap bisa menjadi target untuk program khususnya Dit Lantas Polda Papua terkait dengan Polisi Masuk ke Kampus.

“Kami merasa jika ini Adik-adik mahasiswa masih butuh sedikit pencerahan lagi terkait berlalu lintas mengingat banyak terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mahasiswa, dimana kebanyakan pengendara menggunakan kendaraan baik Roda dua maupun Roda empat. Kami berharap Mudah-mudahan setelah ini bisa menjadi pelopor keselamatan dalam berkendara dan yang terakhir kepada Mahasiswa-mahasiswi saya berharap untuk ikut sepenuhnya supaya apa yang disampaikan bisa menjadi pendidikan dan pengalaman yang baik sehingga dapat berkendaraan dengan baik,” ucap Wakil Rektor.

Pada kesempatannya, Kapolda Papua mengatakan dengan adanya pembangunan infrastruktur dan pengembangan iptek yang sangat pesat, apabila tidak dikelola dengan baik maka akan mengakibatkan gangguan kamtibmas khususnya Kamseltibcar lantas, hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya kasus Laka Lantas yang terjadi di wilayah Polda Papua yang disertai dengan korban meninggal dunia (MD), luka berat (LB), luka ringan (LR) dan harta benda (material).

“Selain itu, permasalahan lalu lintas yang mulai dirasakan oleh masyarakat yaitu semakin meningkatnya pelanggaran lalu lintas yang terjadi di jalan raya serta terjadinya kemacetan di beberapa titik ruas jalan khususnya wilayah kota Jayapura dan sekitarnya. Hal ini disebabkan karna faktor manusia yang kurang tertib dan patuh terhadap peraturan berlalu lintas, juga karena infrastruktur dan sarana prasarana jalan yang belum memadai seperti kurangnya rambu lalu lintas dan jalan yang relatif sempit,” tutur Kapolda Papua.

Perlu ketahui bahwa saat ini Polda Papua telah melaksanakan Operasi Zebra 2019 yang sejak tanggal 23 Oktober 2019 s/d 5 november 2019 (selama 14 hari) dengan sasaran prioritas pelanggaran yang menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas antara lain :

  1. Pengemudi / pengendara menggunakan handphone;
  2. Pengemudi / pengendara melawan arus;
  3. Pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari satu;
  4. pengemudi / pengendara di bawah umur;
  5. pengendara dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm SNI;
  6. Pengendara Kendaraan Bermotor Menggunakan Narkoba/Mabuk; dan
  7. Pengendara Melebihi Batas Kecepatan Yang ditentukan.

Dengan dilakukan penegakan hukum terhadap sasaran prioritas tersebut, maka diharapkan terselenggaranya situasi Kamseltibcar lantas di wilayah Papua.

(Yoga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here