banner 728x250

Kapolres Mimika Jadi Irup Pada Hari Bhayangkara ke-78 Tahun, 1 Juli 2024

#image_title
banner 728x250

Mimika, – Hari ini, Senin tanggal 1 Juli 2024, jajaran kepolisian di seluruh Nusantara, termasuk Polres Mimika, Polda Papua merayakan Hari Bhayangkara ke-78. Untuk memperingati Hari Bhayangkara ini, Polres Mimika menggelar upacara yang dirangkai dengan acara syukuran yang berlangsung di Mako Brimob Yon B Pelopor Mimika, Mile 32, Distrik Kuala Kencana.

Hadir dalam upacara tersebut, Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob, Forkopimda Kabupaten Mimika, tokoh masyarakat, dan jajaran anggota Polres Mimika. Susunan pasukan upacara adalah sebagai berikut: kompi 1 terdiri dari Pama Polres Mimika dan Peleton Polwan; kompi 2 terdiri dari Ton Staf I, Ton Staf II, dan Ton Staf III; kompi 3 terdiri dari Kodim 1710 Mimika, Lanal Timika, dan Lanud Timika; kompi 4 terdiri dari Brimob Yon B Pelopor Polda Papua dan Pas Brimob III; kompi 5 terdiri dari Sat Samapta Polres Mimika, Sat Polairud Polres Mimika, Sat Reskrim, dan Sat Narkoba Polres Mimika; serta kompi 6 terdiri dari Basarnas Kab. Mimika, Sat Pol PP Kab. Mimika, Senkom, dan Saka Bhayangkara.

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra, S.H., S.I.K., M.H., pada acara syukuran, menyampaikan bahwa tahun ini Polri genap berusia 78 tahun.

“Dengan usia ini, tentunya bukan perjalanan singkat bagi Polri. Jika dikaitkan dengan umur manusia, Polri sudah tua dan sangat dewasa dalam bersikap. Meski demikian, umur bukanlah penghalang bagi Polri untuk terus melakukan tugas pokoknya, yaitu melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” kata Kapolda.

Sebagai penegak hukum, tantangan Polri ke depan memang semakin berat, tidak semakin ringan. Masalah Kamtibmas dan penanganan isu-isu harus dikawal dengan cepat. Program prioritas nasional harus dikawal secara serius.

Untuk mencapai kesuksesan tersebut, dibutuhkan kesigapan, kecepatan, penguasaan teknologi, dan inovasi. Yang paling utama, Polri membutuhkan komunikasi dan dukungan publik yang baik.

Kapolda menyadari bahwa pelaksanaan tugas polisi belum maksimal dan masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki. Oleh karena itu, Kapolda meminta maaf kepada seluruh masyarakat Papua dan berjanji bahwa Polri akan tetap hadir bersama pemerintah untuk membantu masyarakat dalam menyelesaikan berbagai tantangan.

“Pada bulan depan, kita akan memulai tahapan Pilkada 2024. Untuk pertama kalinya setelah dimekarkan pada tahun 2022, Papua resmi menjadi empat provinsi namun Polda masih satu. Dengan luas wilayah yang besar dan jumlah penduduk yang cukup serta untuk pertama kalinya akan ada pemilihan empat gubernur, kondisinya tentunya sangat berbeda dari Pilkada sebelumnya. Oleh karena itu, selain memerlukan campur tangan Tuhan dalam pelaksanaan tugas ini, juga memohon bantuan, dukungan, dan doa restu dari seluruh masyarakat Papua,” ungkap Kapolda optimis.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra, mengajak semua kalangan untuk bergandeng tangan, membangun persaudaraan tanpa membedakan suku, ras, maupun agama, demi mewujudkan Pilkada yang aman dan lancar.

“Pilkada di Mimika dan Papua Tengah harus berlangsung sukses dan bermartabat,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyampaikan selamat ulang tahun yang ke-78 untuk Kepolisian Republik Indonesia. “Selama 78 tahun, Polri terus melayani dan mengayomi masyarakat, menjaga Kamtibmas, dan betul-betul menjaga ketertiban di Mimika,” ucapnya.

Johannes Rettob berharap Polri senantiasa melakukan koordinasi dengan seluruh pihak termasuk Pemerintah Kabupaten Mimika, sehingga semua agenda daerah dan nasional serta Kamtibmas di Mimika berjalan aman dan lancar.

Johannes Rettob juga mengapresiasi kinerja polisi, khususnya Polres Mimika dalam menjaga keamanan dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) pada Februari 2024 lalu. Dengan bertambahnya usia, Polres Mimika harus semakin berarti di mata masyarakat.

“Terima kasih sekali lagi, Polres terus berusaha menjaga keamanan di Mimika, dan terus berusaha mendamaikan Mimika, menjaga toleransi, menjaga solidaritas, dan terus berbuat untuk Mimika yang menjadi rumah kita bersama,” ucap Johannes Rettob.

Sebagai bentuk rasa syukur, usai upacara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Johannes Rettob didampingi oleh Kapolres I Gede Putra, S.H., S.I.K., M.H.

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
banner 728x250