Tolikara, Papua Pegunungan – Kepolisian Resor (Polres) Tolikara menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal perayaan Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026. Melalui operasi terpusat bersandi Lilin Cartenz 2025, kepolisian berkomitmen menjamin rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya umat Kristiani yang akan menjalankan ibadah di Kabupaten Tolikara.
Kapolres Tolikara, Kompol Roberth Hitipeuw, S.H.,M.H menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk kehadiran negara untuk menjaga stabilitas daerah dan menjamin kebebasan beribadah bagi warga. Dalam operasi ini, Polres Tolikara mengerahkan sedikitnya 85 personel gabungan. Fokus utama pengamanan akan diprioritaskan pada titik-titik vital, terutama rumah ibadah.
“Kami telah memetakan pengamanan di sejumlah gereja. Tercatat ada empat gereja besar dan dua gereja kecil yang menjadi fokus prioritas kami guna memastikan ibadah berlangsung khidmat,” ujar Kompol Roberth Hitipeuw dalam keterangan resminya, Kamis (18/12/2025).
Selain penjagaan statis, Polres Tolikara juga telah menyiapkan sejumlah langkah strategis:
* Pusat Pelayanan: Mendirikan Pos Lilin sebagai pusat informasi, pengamanan, dan pengaduan masyarakat selama masa libur akhir tahun.
* Mobilitas Tinggi: Menyiapkan Regu Standby dan patroli intensif untuk merespons cepat gangguan kamtibmas.
* Sinergi Instansi: Berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan instansi terkait untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Sebagai tahap persiapan, Polres Tolikara telah melaksanakan Latihan Pra Operasi (Latpraops) pada Kamis pagi, yang akan diikuti dengan Apel Gelar Pasukan serentak pada Jumat (19/12/2025) sore.
Langkah antisipatif kepolisian ini mendapat apresiasi dari warga Karubaga. Iman, salah seorang pedagang setempat, mengaku merasa lebih tenang dengan kehadiran polisi di lapangan.
“Patroli rutin selama ini sudah membuat kami merasa nyaman beraktivitas. Respon polisi terhadap laporan warga juga kini jauh lebih baik dan cepat,” kata Iman.
Meski demikian, menjelang hari raya, masyarakat berharap kepolisian lebih memperketat pengawasan terhadap penyakit masyarakat. “Kami sangat berharap ada razia intensif terhadap minuman keras (miras) dan narkoba. Patroli malam dan pagi hari juga perlu ditingkatkan agar suasana Natal benar-benar damai dan tenang,” tambahnya.
Menutup keterangannya, Kapolres menekankan bahwa Operasi Lilin Cartenz 2025 tidak hanya mengedepankan aspek keamanan, tetapi juga sisi humanis Polri dalam melayani masyarakat tanpa memandang latar belakang.
Dengan sinergi antara kesiapan aparat dan dukungan warga, suasana damai di “Kota Injil” Karubaga diharapkan tetap terjaga hingga memasuki pergantian tahun.
Ardi HUMAS