Kebakaran Hebat Di Karubaga Tolikara, Hanguskan ±100 Kios Pedagang dan Rumah Warga

banner 728x250

Tolikara, Papua Pegunungan – Telah terjadi kebakaran hebat di wilayah Giling Batu hingga pertengahan Kogome, Kota Karubaga, Kabupaten Tolikara. Hingga saat ini, penyebab terjadinya kebakaran tersebut masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak Kepolisian. Rabu, (28/1/2026).

Kebakaran dengan cepat meluas akibat tiupan angin yang cukup kencang. Api merambat dan menghanguskan ±100 unit bangunan yang terdiri dari kios sembako, toko bangunan, rumah makan, kos-kosan, kios pedagang pakaian, serta rumah warga. Seluruh bangunan tersebut habis dilalap si jago merah.

Ketiadaan unit pemadam kebakaran di wilayah Kabupaten Tolikara menyebabkan proses pemadaman terkendala sehingga dilakukan secara manual. Aparat gabungan TNI-Polri bersama masyarakat setempat berjibaku memadamkan api dilokasi kejadian serta menyelamatkan barang-barang milik warga yang masih dapat diselamatkan.

Dalam upaya mencegah meluasnya kebakaran, aparat gabungan TNI-Polri dan masyarakat menurunkan satu unit ekskavator untuk membongkar bangunan rumah dan tempat usaha yang berada di sekitar titik api. Selain itu, proses pemadaman dilakukan dengan menggunakan peralatan seadanya seperti selang air dan mesin genset air yang di angkut menggunakan kendaraan roda 4 dan roda 6 milik TNI-Polri dan masyarakat.

Kapolres Tolikara, Kompol Roberth Hitipeuw, S.H., M.H., membenarkan kejadian tersebut, Ia menjelaskan bahwa pihaknya bersama dengan TNI dan masyarakat setempat telah berupaya maksimal dalam penanganan kebakaran tersebut.

“Kami dari Polres Tolikara bersama TNI dan seluruh elemen masyarakat bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian dan mencegah agar api tidak meluas ke wilayah lain. Meskipun dengan keterbatasan sarana pemadam kebakaran, kami berupaya semaksimal mungkin melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun kerugian materiil yang dialami para pedagang dan warga sekitar ±22 milyar rupiah,” tambahnya.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kebakaran telah berhasil dikendalikan, namun sampai saat ini api masih belum terpadamkan sepenuhnya. Sedangkan pendataan kepemilikan kios/toko/rumah lainnya masih berlangsung namun belum dapat dilakukan secara maksimal di karenakan para pemilik telah pergi ke keluarga mereka masing-masing untuk sementara.

Sedangkan pemilik rumah saudara Anto yang mana awal mula munculnya api menyala belum di mintai keterangan karena yang bersangkutan sampai saat ini belum di ketahui keberadaannya.

Penulis : Ardi

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
banner 728x250