Tolikara, Papua Pegunungan — Upaya penyelesaian masalah keluarga kembali dilakukan secara humanis oleh jajaran Sat Binmas di Polres Tolikara. Mediasi yang digelar di Mako Polres Tolikara berlangsung aman, tertib, dan menghasilkan kesepakatan damai antara kedua belah pihak. Kamis (19/2/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh personel Sat Binmas, yakni Aipda Stenly Merahabia, Bripka Maikel Wanimbo, dan Bripda Chris Ivan Mararu. Mediasi ini dilakukan menyusul adanya laporan dugaan pemukulan yang dipicu oleh persoalan rumah tangga.
Kegiatan di awali dengan Doa dan Imbauan Kamtibmas, Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pendekatan persuasif agar proses penyelesaian berjalan dengan tenang tanpa menimbulkan keributan.
Dalam arahannya, Aipda Stenly Merahabia mengajak seluruh pihak yang hadir untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta menekankan pentingnya penyelesaian masalah secara damai dan bermartabat.
Kedua Pihak Saling Menyampaikan Keterangan setelah anggota memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak untuk menyampaikan keterangan masing-masing.
Pihak pelapor (korban) menjelaskan bahwa dirinya mengalami pemukulan yang dilakukan oleh terlapor (pelaku). Peristiwa tersebut dipicu oleh unsur perselingkuhan antara korban dan suami pelaku. Keterangan tersebut diakui oleh pelaku dalam forum mediasi.
Menyikapi hal tersebut, anggota Sat Binmas memberikan arahan agar permasalahan tidak dipelihara berlarut-larut karena akan berpotensi melebar dan merugikan kedua belah pihak, baik secara sosial maupun kekeluargaan.
Setelah melalui dialog dan pembinaan, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Kesepakatan yang diambil berupa pemberian denda kepada pihak pelaku dalam bentuk satu ekor hewan ternak (babi) serta sejumlah uang yang akan dibayarkan sesuai waktu yang telah disepakati bersama.
Kesepakatan tersebut diterima dengan lapang dada oleh kedua belah pihak sebagai bentuk tanggung jawab dan upaya menjaga hubungan sosial di tengah masyarakat. Mediasi dinyatakan selesai. Kedua belah pihak kembali ke kediaman masing-masing dalam situasi aman dan kondusif.
Kasat Binmas IPDA Kasrim, S.E turut menyampaikan bahwa pendekatan dialogis dan kekeluargaan menjadi kunci dalam penyelesaian konflik sosial di tengah masyarakat.
“Kami Sat Binmas berharap setiap permasalahan dapat diselesaikan secara damai dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Mari bersama-sama menjaga kamtibmas demi kenyamanan bersama,” ujar IPDA Kasrim.
Dengan berakhirnya mediasi ini, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Tolikara tetap terjaga aman dan kondusif. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bagian dari laporan resmi kepada pimpinan.
Penulis : Ardi