Tribratanewspapua.id Polres Merauke – Kepolisian Resor Merauke menangangi kasus penipuan dan penggelapaan yang menimpa MB, warga kota Merauke oleh pelaku berinisial LS. Korban mengalami kerugian mencapai Rp 500.000.000 atau setengah miliar. Kasus ini baru dilaporkan pada Selasa (30/7) sore.

Kapolres Merauke melalui Kasubag Humas, AKP Suhardi mengatakan, kasus itu bermula dari ajakan kerjasama untuk mengerjakan sebuah proyek dan diiming-imingi dengan keuntungan bagi dua.

“Dimana pada 14 April 2019 lalu, pelaku mendatangi rumah pelapor sambil memperlihatkan kontràk kerja sama dari salah satu perusahaan mengenai penimbunan pembangunan perusahaan listrik tenaga gas,” terang AKP Suhardi.

Dalam kesepakatan kerja mereka, lanjut terang AKP Suhardi, keuntungan akan dibagi dua bila proyek sudah selesai. Biaya transportasi untuk pemuatan pasir timbun itu sebesar Rp. 500.000.000. Namun, setelah proyek selesai, terlapor malah melarikan diri. Modal yang sudah dikeluarkan pelapor dan keuntungan juga dibawa kabur. Tak terima atas perbuatan pelaku, korban pun memilih menmpuh jalur hukum.

“Penyidik dari Satuan Reskrim akan memintai keterangan dari pelapor maupun saksi-saksi untuk menjerat perbuatan pelaku. Disamping itu, petugas juga sedang melacak keberadaan pelaku untuk ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tutur Kasubbag Humas Polres Merauke terang AKP Suhardi.

Penulis: Syahril

Editor: Rei

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here