Nabire – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Pelajar Mahasiswa Papua Tengah menggelar aksi mimbar bebas di depan Toko Ana Ogi, Jalan Patriot, Kelurahan Karang Tumaritis, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Jumat (20/02/2026).
Aksi yang dimulai sekitar pukul 08.05 WIT tersebut dipimpin oleh koordinator lapangan Marius Tekege dan diikuti kurang lebih 70 peserta. Dalam kegiatan tersebut, massa membawa berbagai alat peraga berupa pengeras suara, spanduk, serta puluhan pamflet yang berisi aspirasi terkait penolakan militerisme, proyek strategis nasional (PSN), dan investasi di wilayah Papua.
Dalam orasinya, massa aksi menyampaikan sejumlah tuntutan dan aspirasi yang berkaitan dengan isu sosial, lingkungan, serta kebijakan pemerintah di Tanah Papua. Mereka juga menyoroti berbagai persoalan yang dinilai berdampak terhadap masyarakat Papua.
Guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, jajaran Polres Nabire melaksanakan pengamanan di lokasi aksi. Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K. didampingi Wakapolres Kompol Dr. Piter Kendek, S.Sos., M.M. serta Kasat Intelkam Iptu Sugiarto, S.H. turut hadir di lokasi untuk memantau jalannya kegiatan sekaligus memberikan imbauan kepada massa aksi.
Dalam arahannya, Kapolres Nabire mengimbau agar seluruh peserta aksi dapat menjaga ketertiban, tidak melakukan tindakan yang dapat memicu gangguan kamtibmas, serta tetap menghormati aktivitas masyarakat sekitar. Ia juga berharap setelah penyampaian aspirasi selesai, massa dapat membubarkan diri dengan tertib.
“Silakan menyampaikan aspirasi dengan damai, namun tetap menjaga situasi agar aman dan tidak mengganggu ketertiban umum,” ujar Kapolres di lokasi.
Aksi mimbar bebas tersebut berakhir pada pukul 13.40 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti.
Polres Nabire menegaskan akan terus mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal setiap penyampaian aspirasi masyarakat, serta mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Nabire.