Mimika- Bertempat di Kantor Puspen Kabupaten Mimika, telah berlangsung aksi damai oleh Aliansi Pemerhati Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terkait dugaan penyalahgunaan dana hibah oleh Ketua Umum HMI Cabang Mimika, Selasa(11/02).
Aksi damai ini dihadiri oleh sekitar 13 orang mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemerhati HMI, selaku Koordinir Aksi Jidan Mu’tahim A, Mereka membawa spanduk dan bendera Merah Putih, serta melakukan orasi di depan Kantor Puspen Kabupaten Mimika.
Dalam orasi mereka, mahasiswa menyampaikan tuntutan mereka kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika, antara lain:
1. Pemerintah Daerah segera mengevaluasi dokumen laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah yang diberikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika kepada HMI Cabang Mimika periode 2023-2024.
2. Pemerintah Daerah tidak akan memberikan bantuan dana apapun kepada HMI Cabang Mimika sampai terbukti tidak bersalah terkait dugaan penyalahgunaan dana hibah oleh Ketua Umum HMI Cabang Mimika periode 2023-2024.
3. Kejaksaan Negeri segera memeriksa dugaan penyalahgunaan dana hibah oleh Ketua Umum HMI Cabang Mimika periode 2023-2024.
Dalam kesempatan ini, perwakilan mahasiswa juga menyerahkan aspirasi mereka kepada Kaban Kesbangpol Kabupaten Mimika, Bapak Yan Selamat Purba.
Pihak Pemerintah Daerah, yang diwakili oleh Kaban Kesbangpol Kabupaten Mimika Bapak Yan Selamat Purba menyampaikan bahwa, Pemerintah Daerah akan mengevaluasi dokumen laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah yang diberikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika kepada HMI Cabang Mimika periode 2023-2024.
Pihak Pemerintah Daerah juga menyampaikan bahwa mereka akan meminta Kejaksaan Negeri untuk memeriksa dugaan penyalahgunaan dana hibah oleh Ketua Umum HMI Cabang Mimika periode 2023-2024.
Selain itu, Kapolsek Kuala Kencana AKP Djemi Renhard juga menyampaikan bahwa pihak Kepolisian akan terus memantau situasi dan menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Mimika.
“Kami dari Kepolisian hanya menghimbau apabila ada permasalahan aksi demo dan sudah diterima dari pihak Pemerintahan maka kalian harus terbuka saat ditanya oleh pihak pemerintah sehingga permasalahan ini bisa dicari solusi atas permasalahan yang ada,” ujar AKP Djemi Renhard.
Aksi damai ini berakhir sekitar pukul 13.45 WIT, dan situasi di wilayah Kabupaten Mimika tetap aman dan terkendali.