Merauke – Personel Polsek Naukenjerai bersama aparat gabungan melakukan upaya pencarian terhadap korban tenggelamnya kapal nelayan KM Bintang Laut 29 di perairan Laut Torasi, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.
Kapal pencari cumi milik PT Bintang Laut Merauke tersebut dilaporkan tenggelam pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 13.18 WIT, diduga akibat cuaca buruk disertai gelombang tinggi yang menghantam kapal saat berlayar.
Kapolsek Naukenjerai Ipda Corinus Coenradus Fernandez. menjelaskan, berdasarkan informasi dari Basarnas Merauke, kapal KM Bintang Laut 29 membawa 19 orang penumpang dan awak kapal (POB).
Hingga saat ini, sebanyak 13 orang telah ditemukan, dengan rincian 12 orang selamat dan 1 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 6 orang lainnya masih dalam pencarian.
“Sejak menerima informasi kejadian tersebut, kami langsung berkoordinasi dengan Basarnas Merauke dan mengerahkan personel, khususnya dari Polsubsektor Kondo, untuk membantu proses pencarian di sepanjang pesisir pantai Distrik Naukenjerai,” ujar Kapolsek.
Pencarian dilakukan secara terpadu bersama Basarnas Merauke, TNI, dan unsur terkait lainnya, dengan metode penyisiran laut menggunakan kapal serta pemantauan dan penyisiran di wilayah pesisir pantai yang diperkirakan menjadi lokasi terdamparnya korban.
Pihak kepolisian juga telah melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dengan menghubungi saksi pelapor dari pihak perusahaan pemilik kapal, guna melengkapi data dan mendukung proses pencarian.
Kapolsek Naukenjerai menegaskan bahwa upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh korban berhasil ditemukan, sembari mengimbau masyarakat dan nelayan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut demi keselamatan bersama.