Tolikara, Papua Pegunungan – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Personel Satuan Binmas melaksanakan kegiatan problem solving terkait pembayaran denda adat yang bertempat di Lapangan Merah Putih. Rabu (18/02/2026).
Kegiatan yang melibatkan personel BA Binmas Aipda Stenly Merahabia, BA Binmas Bripka Maikel Wanimbo, Bamin II Briptu Derek Letlora, Banit Binpolmas Bripda Aridyan Lapian, Banit Bintibsos Bripda Arif Zidan Zakaria, BA Binmas Bripda Chris Ivan Mararu. Dalam pelaksanaan kegiatan, anggota Sat Binmas terlebih dahulu mengarahkan kedua belah pihak untuk berdoa bersama sebelum proses pembayaran dilakukan.
Hal tersebut bertujuan agar penyelesaian permasalahan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan tidak menimbulkan keributan antara kedua belah pihak.
Anggota Sat Binmas juga mengimbau seluruh masyarakat yang hadir agar bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas serta menyampaikan pendapat secara baik dan dari hati ke hati, tanpa adanya suara keras maupun tindakan yang dapat menimbulkan ketersinggungan.
Selanjutnya, anggota memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak untuk menyampaikan pendapat masing-masing.
Dalam penyampaiannya, Melinus Wenda menyatakan bahwa berkat yang dibawa oleh pihak keluarga berupa babi, ayam, dan uang sebagai bentuk pembayaran denda adat.
Sementara itu, pihak Nilite Kogoya menyampaikan bahwa berkat yang dibawa oleh pihak Melinus telah diterima oleh keluarga. Pihak keluarga juga menegaskan bahwa apabila di kemudian hari terjadi kembali permasalahan serupa, maka hal tersebut akan menjadi persoalan baru.
Kegiatan pembayaran denda adat tersebut berjalan dengan lancar. Hingga kegiatan berakhir, situasi terpantau dalam keadaan aman dan kondusif.
Dengan adanya kegiatan problem solving ini, diharapkan hubungan kekeluargaan antar kedua belah pihak tetap terjaga serta situasi keamanan di wilayah tetap kondusif.