Keerom – Dalam rangka meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba, Satuan Reserse Narkoba Polres Keerom melaksanakan kegiatan penyuluhan bahaya narkoba kepada Mahasiswa dan Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) Papua, Sabtu (07/02/2025).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Balai Kampung Yaturaharja, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom. Penyuluhan mengusung tema “Masyarakat Bergerak, Bersama Melawan Narkoba, Mewujudkan Indonesia Bersinar” dan diikuti oleh sekitar 23 mahasiswa dan mahasiswi peserta KKN USTJ Papua.
Materi penyuluhan disampaikan oleh AIPDA Zainul Firmansyah selaku Kaur Mintu Sat Resnarkoba Polres Keerom. Dalam pemaparannya, peserta dibekali pemahaman terkait jenis dan golongan narkoba, dampak penyalahgunaan narkoba dari aspek fisik, mental dan hukum, strategi menolak ajakan penyalahgunaan narkoba, peran pelajar dalam pencegahan, serta mekanisme pelaporan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya diskusi dan tanya jawab antara pemateri dan peserta. Dari kegiatan ini, mahasiswa dan mahasiswi diharapkan mampu menjadi agen perubahan serta pelopor dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya di lingkungan pendidikan dan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan lancar. Penyuluhan ini menjadi salah satu langkah preventif Polres Keerom dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba serta memperkuat sinergi antara Polri dan dunia pendidikan.
Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H.,S.I.K.,M.H., melalui Kasat Narkoba Polres Keerom AKP Guntur A. Napitupulu, S.Tr.K., S.I.K menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba yang dapat merusak masa depan bangsa. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Lebih lanjut disampaikan, pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan oleh Polri semata, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk institusi pendidikan dan generasi muda. Dengan adanya kegiatan penyuluhan ini, diharapkan mahasiswa mampu memiliki daya tangkal serta keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
Kasat Narkoba juga mengajak seluruh mahasiswa dan masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran atau penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitarnya. Polres Keerom berkomitmen untuk terus melakukan upaya preventif, edukatif dan penegakan hukum demi terwujudnya Kabupaten Keerom yang bersih dari narkoba.